Kam. Jan 15th, 2026

Desiminasi Kurikulum PGSD Berorientasi MBKM, Yudha Adrian Harap Lulusan Ciptakan Peluang Usaha

Pelitanusantara.net – Banjarmasin. Program Studi Pendidikan Guru dan Sekolah Dasar (PGSD) STKIP PGRI Banjarmasin pada hari ini, Rabu (08/11/2021) melaksanakan salah satu kegiatan yang sudah direncanakan, Diseminasi Kurikulum PGSD Berorientasi MBKM di Aula STKIP PGRI Banjarmasin, Banjarmasin Utara.

Sebelumnya, Prodi PGSD menjadi salah satu penerima hibah MBKM dari Kemendikbud Dikti untuk anggaran 2021. Sebagai implementasi dari dana hibah yang didapatkan dari Kemendikbud Dikti maka prodi pun mengadakan berbagai kegiatan, termasuk juga diseminasi kurikulum yang dihadiri oleh para mahasiswa PGSD STKIP PGRI Banjarmasin.

Acara ini sendiri menghadirkan narasumber yang memahami tentang MBKM dan kurikulum MBKM PGSD, Bapak Yudha Adrian, M.Pd. (Ketua MBKM Prodi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin).

Yudha ungkapkan, untuk capaian lulusan dalam kurikulum PGSD berbasis MBKM ini bukan hanya menyiapkan calon lulusan menjadi pendidik tetapi juga menjadi asisten peneliti atau pemula. “Bukan hanya itu, nanti mereka juga bisa menjadi praktisi dan konsultan pendidikan. Bahkan juga jadi wirausahawan”, ucapnya.

Dosen PGSD yang dikenal dekat dengan mahasiswa ini pun mengharap mahasiswa bisa sebaik mungkin untuk memanfaatkan kurikulum berbasis MBKM, tentunya akan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan di dalam kelas atau prodi sendiri. Ungkapnya, “kita harap para lulusan bisa ciptakan peluang kerja nantinya sebagai manfaat dari kurikulum berbasis MBKM”.

Baca Juga:  Jawaban Bupati Tentang Lembaga Penyelenggaraan Perumahan

Adapun program MBKM yang telah dilaksanakan Prodi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin menurut Yudha kepada para mahasiswa yang hadir ada KKN Tematik, Asistensi Mengajar, Pertukaran Mahasiswa, dan Proyek Kemanusiaan.

Dengan adanya program yang dijalankan, mahasiswa bisa memprogramkan untuk mengikuti program MBKM. “Mereka bisa memperoleh pengalaman di kampus lain, terutama kita targetkan ikut pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi luar kalimantan”, pungkasnya (08/11/2021).

“Mahasiswa diberikan kesempatan pengalaman belajar bukan hanya di perguruan tinggi sendiri tetapi mahasiswa bisa mengambil mata kuliah untuk belajar di luar perguruan tinggi”, kata yudha.

“Kemarin kita sudah jalankan program MBKm berupa proyek kemanusiaan di Tanah Bumbu”, tutur Yudha.

Dalam proyek kemanusiaan, ditargetkan sebuah daerah atau desa yang mengalami bencana pendidikan. Yudha ungkapkan kepada awak media, bencana pendidikan ini maksudnya ada terdapat
keterpurukan di bidang pendidikan, tampak minimnya sarana prasarana serta tenaga pendidiknya.

Di akhir kegiatan, Yudha pesan kepada para mahasiswa agar bisa ikut berperan di MBKM. Untuk syaratnya mahasiswa Prodi PGSD yang aktif dan ikuti informasi dan pedoman MBKM.

Berita Terkait

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x