Menurutnya, keberadaan kader memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama di bidang kesehatan ibu dan anak, gizi keluarga, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, sejumlah kader menerima penghargaan langsung dari pemerintah daerah. Zazuli menilai kerja para kader sering kali tidak terlihat di permukaan, namun memiliki dampak besar terhadap kemajuan masyarakat desa.
“Peran ibu-ibu kader sangat luar biasa. Mereka bekerja dengan penuh pengabdian di tengah masyarakat, dan dampaknya sangat besar bagi pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas keluarga,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi pelayanan masyarakat secara berkelanjutan. Menurutnya, kualitas pelayanan dan pemberdayaan tidak boleh hanya meningkat ketika ada agenda penilaian atau lomba semata, melainkan harus menjadi budaya kerja yang terus dijalankan setiap waktu.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, lanjutnya, berharap Desa Damar Lima dapat menjadi contoh desa yang berhasil membangun lingkungan sehat, ramah anak, peduli pendidikan, dan aktif dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga.
“Semoga Desa Damar Lima mampu meraih hasil terbaik dan menjadi contoh dalam membangun lingkungan yang sehat, ramah anak, peduli pendidikan, serta aktif dalam pemberdayaan masyarakat,” pungkas Zazuli.
Sementara itu, proses verifikasi lapangan dilakukan langsung oleh Tim Penilai TPK2D Provinsi Kalimantan Selatan dengan meninjau sejumlah indikator program di desa.
Tim juga berdialog dengan masyarakat serta melihat berbagai inovasi pelayanan dan pemberdayaan yang telah dijalankan pemerintah desa bersama kader dan kelompok masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanah Laut Hj. Wiwi Zazuli, Kepala Dinas P3AP2KB Tanah Laut Maria Ulfah, jajaran kepala SKPD terkait, unsur Forkopimcam Batu Ampar, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui agenda ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap penguatan kualitas keluarga dapat terus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Sebab, keluarga yang kuat dan harmonis dinilai menjadi pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan.
Halaman : 1 2















