Cegah Klaster Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 14 Posko Pemeriksaan Swab Antigen

- Penulis

Rabu, 19 Mei 2021 - 06:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANUSANTARA.NET, NASIONAL – Untuk mencegah Klaster Baru, Polda Metro Jaya menyiapkan 14 posko untuk pemeriksaan sekaligus tes swab bagi warga yang balik ke Jakarta. Para pemudik yang memasuki ibukota akan di tes swab antigen secara acak.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus belum lama tadi yang dikuitf dari laman Polri.go.id.

Disampaikannya, seiring dengan berakhirnya Operasi Ketupat, polisi melakukan pemeriksaan swab antigen secara acak di pos penyekatan hingga 24 Mei mendatang.

” Operasi Ketupat sudah berakhir kemarin, tetapi melihat situasional yang ada jadi perintah dari Kapolda langsung, anggota terus berlanjut sampai tanggal 24 (Mei) di 14 titik penyekatan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut.

Sebelumnya, telah ada 12 titik pos pemeriksaan pemudik yang telah disiapkan oleh Polda Metro Jaya. Ke-12 titik itu tersebar mulai dari jalan tol hingga terminal.
Mulai hari ini ada dua titik lagi yang ditambah Polda Metro Jaya untuk melalukan pemeriksaan kepada pemudik ke Jakarta. Dua titik itu berada di pelabuhan dan terminal.

Baca Juga:  Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan

“Kemarin 12 ditambah 2 lagi ada penambahan Pelabuhan Tanjung Priok dan Terminal Kampung Rambutan. Jadi ada 14 titik penyekatan sekarang,” ungkap Yusri.

Di pos pemeriksaan itu nantinya petugas akan memeriksa surat bebas COVID-19 oleh para pemudik. Jika tidak membawa surat tersebut, petugas akan melakukan random rapid antigen kepada pemudik di lokasi.

Bagi pemudik yang dinyatakan reaktif, petugas akan membawa pemudik tersebut ke Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet untuk dilakukan tes PCR serta isolasi mandiri.

Sementara itu, bagi pemudik yang dinyatakan nonreaktif, petugas akan menempelkan stiker ke kendaraan pemudik tersebut. Stiker itu nantinya menjadi tanda jika pemudik telah lolos dari pos pemeriksaan dan dinyatakan bebas dari virus Corona.

“Jadi pulang ke sini jangan membawa penyakit, Jakarta ini sudah paling rendah (angka penyebaran COVID) dan jangan ditambah lagi,” pungkasnya. (Odh/tbn)

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:16 WITA

Dari War Memorial hingga Istana Gyeongbokgung, Pemuda Dunia Menemukan “Nilai Perdamaian” di Seoul

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:24 WITA

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x