Bupati Zairullah Minta Supplay Vaksin Untuk Tanah Bumbu ditingkatkan

- Penulis

Senin, 23 Agustus 2021 - 15:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) RI Airlangga Sutarto melakukan rapat koordinasi penanganan Covid 19 bersama Bupati Walikota se-Kalimantan Selatan.

Rakor Virtual yang di pandu Pj. Gubernur Kalsel Safrizal ZA itu digelar di Gedung Ideham Chalid Banjarbaru, Jumat (20/08/2021) dan terhubung ke ruang DLR Kantor Bupati Tanbu.

Dihadapan Menko, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melaporkan persoalan penanganan Covid 19 di Tanah Bumbu.

Sebutnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sudah melakukan langkah strategis dalam hal penanganan Covid 19. Mulai pendirian Posko di tiap Desa, sosialisasi hingga menyiapkan rumah sakit darurat.

Namun saat ini persoalan yang paling penting disampaikan Bupati Tanbu kepada Menko Perekonomian maupun pada pihak pemerintah pusat yakni berkaitan dengan vaksinasi.

Meski itu Bupati melaporkan pula, pelaksanaan vaksinasi di Tanah Bumbu pada dosis pertama sekitar 11,7 %. Sedangkan untuk dosis kedua 7,2% dan dosis ketiga baru 0,01 %.

Sehingga menurutnya, sebagaimana yang pernah diusulkan pada Pj. Gubernur, agar adanya penambahan vaksin untuk Kabupaten Tanah Bumbu.

Mengingat antusiasme warga ke tempat dilaksanakannya vaksinasi, bahkan ada yang kesana kemari meminta segera divaksin. Namun kenyataan saat ini, Pemerintah Daerah mengalami persoalan keterbatasan yang harus dicarikan jalan keluarnya.

“Sebagaimana kita dengar bahwa bakal ada tambahan vaksin sebanyak 70 juta dosis dan semoga ini bisa terbagi, kerena harapan kami supaya ada keseimbangan, bukan hanya di pulau Jawa tapi di luar pulau Jawa khususnya seperti Kalsel,” pintanya.

Terangnya lagi, vaksinasi ini sejatinya harus di lakukan maksimal, sehingga seimbang dengan kegiatan yang telah dilakukan yang sifatnya dari hulu dan berkaitan dengan P3M maupun 5M.

Baca Juga:  Zairullah Serahkan Secara Langsung Korban Terdampak Banjir

Oleh sebab itu Bupati Tanbu meminta kepada pemerintah pusat semoga pembagian vaksin ini bisa secepatnya, sehingga langkah strategis yang dilakukan selama ini bisa seimbang dan lebih sinergis.

“Bahkan jadi catatan khusus, kalau misalnya pemerintah pusat secara nasional memang belum bisa melakukan penganggaran secara maksimal. Kita usul agar daerah-daerah diberikan kelonggaran untuk pembelian vaksin, tapi tentu mendapatkan payung hukum agar pelaksanaan itu bisa mendapatkan legalitas,” jelasnya.

Sebagaimana respon Menko Perekonomian terkait fakta di lapangan perihal animo warga minta divaksin itu sudah dilaporkan kepada Presiden.

“Saya melaporkan kepada presiden, masyarakat begitu antusias bahkan ada yang menunggu sampai selesai, namun vaksinnya sudah habis. Presiden pun menjawab bahwa persoalannya sama di tiap daerah,” imbuhnya.

Persoalan mendasar, pemenuhan vaksin itu tak seperti membeli pisang goreng. Jadi harus pesan sesuai jadwal.

“Ini baru pesanan Minggu ke empat, jadi sesuai dengan vaksin datang kita langsung bagikan,” ujarnya.

Saat ini pemerintah sudah membeli vaksin sampai akhir tahun dengan jumlah 428 juta. Namun dari jumlah itu baru 90 juta yang bisa divaksinasi di semester satu dan semester dua. Namun pemerintah pusat sudah membuat program.

“Semoga ini tetap sesuai schedule dan pembagian vaksin di Kalsel bisa sesuai harapan masyarakat dan kepala daerahnya,” pungkasnya .

Sementara itu Rakor virtual bersama Menko Perekonomian RI dan PJ. Gubernur Kalsel dihadiri Kapolres dan Kejari Tanbu. (**)

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Tersedu Sebelum Salat Istisqa, Ajak Warga Ikhtiar Hadapi Kemarau
Diskominfosp Tanah Bumbu Perkuat Kompetensi Humas Lewat Pelatihan Fotografi dan Konten Media Sosial
Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar
Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri
Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut
Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari
HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas
UNUKASE Peringati HUT ke-81 RI: Dari Semangat Kemerdekaan hingga Doa untuk Keluarga Besar Kampus

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:10 WITA

Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Tanah Laut Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:27 WITA

DP3AP2KB Tanah Laut Gelar Jambore GenRe, Perkuat Peran PIK-R di Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:23 WITA

P3AP2KB Tanah Laut Libatkan Duta GenRe Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x