Ketum APRI Kalsel Dalami Kasus Tambang Ilegal WNA di Tanah Bumbu

- Penulis

Rabu, 24 November 2021 - 11:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Ketua Umum Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Provinsi Kalimantan selatan, H Risdianto Haleng HB menyoroti khusus kasus praktik operasi ilegal perusahaan tambang asing, yang beroperasi di Desa Mangkal Api, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

 Aktivitas Penambangan Tanpa Ijin (Peti) tersebut dilakukan oleh dua warga negara asing asal Tiongkok yang berhasil dipergoki jajaran Polres setempat, Senin (22/11) malam kemarin.

Melalui awak media, Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih, S.H, S.IK S.T, melalui Kasi Humas Polres setempat, AKP HI Made Rasa yang di dampingi Kasat Reskrim Iptu Wahyudi S.Sos., membenarkan temuan kegiatan Peti di Desa Mangkal Api tersebut

“Ya benar, kami telah mengamankan barang bukti sebanyak tujuh unit alat berat jenis Excavator merk Sany tipe SY 500 H berwarna kuning, dua unit alat berat jenis Excavator merk Hitachi Zaxis tipe 330 warna oranye, dan dua unit alat berat jenis Dozer merk Santuy dan merk Komatsu tipe D85S,” ungkapnya, Selasa (21/11).

Sejauh ini, polisi sudah mengamankan 7 unit alat berat. Barang bukti yang diamankan tersebut di antaranya jenis ekskavator merek Sany tipe SY 500 H warna kuning, 2 (dua) unit alat berat jenis ekskavator merek Hitachi Zaxis 330 warna oranye, 1 (satu) unit dozer merek Shantuy, dan 1 (satu) unit dozer merek Komatsu tipe D85S.

Baca Juga:  KSR PMI Unit Stikes Intan Martapura Kebut Peningkatan Kapasitas SDM Anggota Baru

Selain itu, turut diamankan 14 (empat belas) unit dump truck merek Howo tipe 360 dan 6 (enam) unit dump truck merek Howo tipe 420.

Adapun data pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut diketahui berinisial DG (29) WNI keturunan, identitas KTP berasal dari Batam berstatus juru bicara/translate bahasa dari CV 86. Kemudian Lin Shoqun sebagai Manager Operasional CV 86 dan Lin Zhang Shou berstatus pengawas tambang yang keduanya berasal dari Fujian, Tiongkok.

Lalu, ada Ariyan berasal dari Desa Tegal Rejo, Kecamatan Klumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru sebagai operator alat berat dan yang kelima Syahri Ramdan dari Desa Sepakat Kecamatan Mentewe, Tanbu berstatus sebagai operator alat berat.

Hingga berita ini diturunkan, Risdianto Haleng mengatakan mendukung penuh kerja kepolisian dalam mengungkap pertambangan tanpa ijin yang tengah menjalani proses ini.

“Saya pribadi sangat menyesalkan adanya WNA yang melakukan pertambangan ilegal di Tanah Bumbu ini, kok kita sampai kecolongan kasarnya, ini juga merupakan PR bagi APRI,” ungkap pria yang baru saja resmi menjabat sebagai Ketum APRI Kalsel ini. (Red)

 

Berita Terkait

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying
LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI
Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman
Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas
Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026, Gratis!
Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio
Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM dan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:29 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM dan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing

Minggu, 13 September 2026 - 13:25 WITA

Satgas Karhutla Tanah Bumbu Diperkuat, Bupati Minta Patroli dan Kesiapsiagaan Ditingkatkan

Minggu, 13 September 2026 - 13:21 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla

Minggu, 13 September 2026 - 13:16 WITA

Bupati Tanah Bumbu Dorong BLUD Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Minggu, 13 September 2026 - 13:11 WITA

Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove Peringati HUT ke-81 TNI

Minggu, 13 September 2026 - 13:05 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro

Rabu, 9 September 2026 - 00:13 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dukung Perjuangan Luna dan Reyhan di Lomba Pantomim Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WITA

PKP Angkatan IV Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Berintegritas dan Responsif dalam Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

MUI Kalimantan Selatan, Bidang Kerukunan Umat Beragama menyelenggarakan diskusi bertema “Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas”

Banjarmasin

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:09 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x