Tim PKM-RSH ULM Ungkap Dampak Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PKM-RSH Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan penelitian bertajuk Di Balik Romansa Remaja, dampak dari komunikasi menyakitkan

Tim PKM-RSH Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan penelitian bertajuk Di Balik Romansa Remaja, dampak dari komunikasi menyakitkan

Banjarbaru – Hubungan pacaran remaja kerap identik dengan romansa dan kebahagiaan. Namun, di baliknya dapat muncul komunikasi menyakitkan seperti ejekan, perkataan merendahkan, silent treatment, hingga manipulasi emosi yang perlahan memengaruhi kondisi psikologis dan rasa aman dalam hubungan.

Fenomena tersebut menjadi perhatian Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Melalui penelitian bertajuk Di Balik Romansa Remaja: Analisis Kekerasan Emosional dan Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja Berbasis Hurtful Communication Theory (HCT).

Penelitian terlaksana dari bulan Juni – Agustus 2026 dengan lokasi wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya. Melibatkan 263 responden berusia 17–22 tahun di Banjarbaru dan sekitarnya menemukan bahwa 17,1 persen responden mengalami komunikasi menyakitkan dalam kategori tinggi. Sementara itu, 40,3 persen memiliki kecemasan dalam hubungan yang tinggi dan 31,6 persen mengalami dampak psikologis yang tinggi.

Ketua Tim PKM-RSH ULM, Cieca Tri Sulistia, mengatakan komunikasi menyakitkan masih kerap dianggap sebagai candaan atau sesuatu yang wajar dalam hubungan pacaran.

“Ketika komunikasi yang menyakitkan terjadi berulang, hal tersebut dapat memengaruhi kondisi emosional dan rasa aman seseorang dalam hubungan,” ujarnya.

Untuk memahami fenomena tersebut, tim menggunakan Hurtful Communication Theory (HCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi komunikasi menyakitkan, semakin tinggi pula kecemasan dalam hubungan. Responden juga cenderung menganggap pasangan secara sengaja melakukan tindakan tersebut.

Baca Juga:  Pengabdian Masyarakat Dosen Poltekkes Banjarmasin: Edukasi Risiko PTM untuk Warga Desa Limamar

Melalui riset tersebut, Tim PKM-RSH ULM yang terdiri atas Cieca Tri Sulistia, Muhammad Andrian Agusetiawan, Nurul Aulia Maulidia, Dhiya Alfi Azizah, dan Naila Hafizah, di bawah bimbingan Andini Octaviana Putri, SKM., M.Kes., berharap remaja semakin mampu mengenali komunikasi yang menyakitkan dan tidak menormalisasikannya sebagai bagian yang wajar dalam hubungan pacaran. Sebab, di balik romansa yang terlihat indah, hubungan yang sehat tidak hanya terbangun atas dasar rasa cinta, tetapi juga komunikasi yang sehat, rasa aman, saling menghargai, dan kemampuan menyelesaikan konflik tanpa saling menyakiti.

Berita Terkait

Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan
Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi
Riset Mahasiswa ULM Ungkap Paradoks Kesehatan Pekerja Prostitusi Daring: Sadar Risiko, Belum Konsisten Mencegah
Semarak Merah Putih di PAUDIT Robbani Banjarbaru Warnai Kebersamaan dan Perkuat Silaturahmi Orang Tua, Guru, dan Anak
Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting
UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis
UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi
Inovasi Edukasi Kesehatan Berbasis “World Café”, Dosen dan Mahasiswa Keperawatan ULM Tingkatkan Peran Keluarga dalam Pencegahan Infeksi dan Manajemen Psikologis Keluarga
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:32 WITA

Kepala BKN RI Pimpin Apel di Kotabaru, Penghargaan Manajemen Talenta Diserahkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:10 WITA

Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Bercerita, Dorong Minat Baca Pelajar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:24 WITA

Pemkab Kotabaru Gandeng Telkomsel untuk Tingkatkan Layanan Digital ASN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:03 WITA

Pelaksanaan Reforma Agraria Kotabaru Masuk Tahap Monitoring dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:58 WITA

BPN Kotabaru Perbarui Peta Zona Nilai Tanah 2026, Ini Manfaatnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WITA

Malam Puncak Hari Pramuka ke-65 Kalsel Ditutup dengan Pesan Persaudaraan di Kotabaru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Pemkab Kotabaru Bahas Solusi Air Bersih dengan PT STC di Tengah Kemarau

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:12 WITA

Wabup Syairi Mukhlis Hadiri HUT ke-81 TNI, Pemkab Kotabaru Tegaskan Dukungan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x