Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hj. Dian Rahmat, memberikan edukasi kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Tanah Laut  Seminar Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun

Hj. Dian Rahmat, memberikan edukasi kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Tanah Laut Seminar Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun

Tanah Laut – Menjadi generasi muda yang unggul tidak cukup hanya dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Integritas, moralitas, akhlak, etika, serta keberanian menjaga diri juga menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, saat memberikan edukasi kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) dalam Seminar Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2026 di Aula Gedung Politala, Rabu (19/8/2026).

Di hadapan para mahasiswa baru, Hj. Dian mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, mahasiswa akan menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.

Ia menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Bonus demografi, tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia, perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga degradasi moral menjadi sejumlah persoalan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan karakter kuat.

Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan secara seimbang, baik hard skill maupun soft skill. Literasi digital dan pengalaman berorganisasi juga dinilai penting agar mahasiswa mampu beradaptasi sekaligus memiliki kemampuan berinteraksi dan bekerja sama dengan masyarakat.

“Apalah artinya ilmu tanpa integritas, moralitas, akhlak dan etika. Ini yang harus kita kedepankan, terutama di era digital,” tegas Hj. Dian.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Dian memberikan perhatian khusus terhadap persoalan kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan maupun ruang digital.

Mahasiswa diminta memahami berbagai bentuk kekerasan, mulai dari kekerasan seksual, bullying, hingga cyberbullying. Pemahaman tersebut penting agar mahasiswa mampu mengenali tindakan yang sudah melewati batas serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi tersebut.

Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki hak atas tubuh dan ruang pribadinya. Tidak seorang pun diperbolehkan melakukan sentuhan fisik tanpa persetujuan.

“Tidak ada seorang pun yang berhak menyentuh tubuh kita tanpa persetujuan. Kalian harus tahu batasan mana yang merupakan pelecehan dan berani speak up,” pesannya.

Menurut Hj. Dian, keberanian untuk berbicara merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap diri sendiri. Mahasiswa juga diharapkan tidak tinggal diam apabila melihat adanya tindakan kekerasan terhadap orang lain.

Tak hanya kekerasan di dunia nyata, mahasiswa juga diingatkan agar berhati-hati dalam beraktivitas di media sosial.

Baca Juga:  Tanah Laut Jadi Episentrum Gerakan Tanam Serempak 10.000 Hektar, Dorong Kedaulatan Pangan Nasional

Kemudahan berinteraksi melalui dunia digital, menurut Hj. Dian, harus diimbangi dengan kesadaran menjaga privasi. Mahasiswa diminta tidak mudah memberikan informasi pribadi kepada orang yang tidak dikenal dan tidak gampang percaya terhadap berbagai bentuk interaksi di media sosial.

Pujian dan perhatian dari orang lain juga tidak seharusnya membuat mahasiswa lengah. Sikap kritis diperlukan agar ruang digital tidak menjadi pintu masuk bagi tindakan yang merugikan.

Literasi digital, kata dia, bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan menjaga diri, memilah informasi, memahami risiko, serta bertanggung jawab atas setiap aktivitas di ruang digital.

Selain berbicara mengenai perlindungan perempuan dan anak, Hj. Dian turut memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar memiliki tujuan hidup yang jelas.

Menurutnya, cita-cita harus diikuti dengan disiplin dan kesungguhan dalam menjalani setiap proses. Tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai hanya dengan keinginan tanpa usaha.

“Ketika kita fokus dengan apa yang kita cita-citakan dan disiplin melaksanakan setiap tahapannya, insyaallah hasilnya akan mengikuti,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa baru agar memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, membangun jaringan, sekaligus membentuk karakter.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Tanah Laut, Ibu Maria, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi perlindungan perempuan dan anak.

Kegiatan ini sekaligus mendukung upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan organisasi masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan sinergi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DP3AP2KB Tanah Laut, Politala, dan TP PKK Tanah Laut.

Kerja sama tersebut menjadi langkah bersama dalam memperkuat edukasi dan perlindungan perempuan serta anak, khususnya melalui lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru Politala diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang memiliki kompetensi dan daya saing, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, beretika, dan bebas dari kekerasan.

Pesan yang disampaikan Hj. Dian pun menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya bukan hanya tentang seberapa tinggi ilmu yang dimiliki, tetapi juga tentang bagaimana ilmu tersebut digunakan dengan integritas, akhlak, dan tanggung jawab.(DIYAN)

Berita Terkait

Ikon Baru Tanah Laut! Tugu 0 Kilometer Pelaihari Diresmikan, Satu-Satunya di Kalsel yang Bisa Berputar
Semangat Baru Pemuda Kalsel Menyala di Pantai Takisung: Ajang KKBW ke-37 Resmi Dibuka
Resmi Dilantik, Pengurus NPCI Tanah Laut 2026-2030 Siap Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi
Pemkab Tanah Laut Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak pada Peringatan HAN ke-42
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka
Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Hari Kesaktian Pancasila, Tanah Bumbu Gelar Tabligh Akbar dan Layanan Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:44 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Buka Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor

Selasa, 29 September 2026 - 21:34 WITA

Optimalisasi Pelayanan Publik, Pemkab Tanah Bumbu Renovasi Kantor Bupati

Selasa, 29 September 2026 - 09:46 WITA

DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna, Bupati Jawab Satu per Satu Pandangan Fraksi soal RAPBD Perubahan 2026

Senin, 28 September 2026 - 16:22 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

Rabu, 23 September 2026 - 10:05 WITA

RDP DPRD Tanah Bumbu Bahas Polemik Desa Dadap Kusan Raya, Warga Minta Kades Diberhentikan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WITA

DPRD Tanah Bumbu Apresiasi Pengungkapan Narkotika Polres, Generasi Muda Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026 - 01:37 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026, Gratis!

Berita Terbaru

Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Banjar

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:27 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x