Tanah Laut – Halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari mendadak dipadati warga pada Senin (09/03/2026). Ribuan masyarakat, yang didominasi kaum ibu, rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan paket sembako murah dalam gelaran pasar rakyat yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah konkret membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi saat Ramadan.
“Antusias masyarakat dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan tadi beberapa tenda sudah lebih dulu habis terjual,” ujarnya saat meninjau langsung jalannya kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pasar murah, tetapi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan sosial Ramadan, seperti bakti sosial dan layanan sunatan massal bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan yang memberikan dukungan terhadap upaya pengendalian inflasi di daerah.
Menurut Dian, kehadiran pasar murah ini diharapkan mampu meredam lonjakan harga bahan pokok yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan.
“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, sekaligus membantu menekan inflasi di Tanah Laut,” katanya.
Dalam pasar murah tersebut, masyarakat dapat menebus berbagai kebutuhan dapur dengan harga terjangkau. Minyak goreng dijual seharga Rp10.000 per liter, gula pasir Rp10.000 per kilogram, serta beras kemasan 5 liter seharga Rp50.000.
Selain itu, tersedia pula telur ayam Rp50.000 per rak, bawang merah Rp15.000 per setengah kilogram, bawang putih Rp5.000 per seperempat kilogram, hingga Gas Elpiji 3 kilogram yang juga menjadi incaran warga.
Antusiasme masyarakat yang membludak menunjukkan betapa besarnya kebutuhan terhadap akses pangan murah, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan Ramadan. Pemerintah daerah bersama TP PKK berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat.















