Banjarmasin – Sebuah video yang merekam kerumunan warga saat antre untuk mendaftar berobat di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin viral di media sosial, Sabtu (12/4). Dalam video tersebut tampak puluhan pengunjung berdesakan di pintu masuk rumah sakit, menimbulkan kekhawatiran akan kenyamanan dan keselamatan, terutama bagi pasien lanjut usia.
Suara pria dalam video itu mengungkapkan keluhannya terhadap sistem manajemen rumah sakit.
“RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin tidak punya manajemen yang baik, dan ini sudah berlangsung selama dua bulan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi bahaya bagi warga lansia yang terjepit di tengah antrean padat.
Menanggapi aduan masyarakat tersebut, Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin, segera menginstruksikan Wakil Wali Kota Hj. Ananda untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit.
“Pak Wali Kota menerima laporan dari masyarakat terkait alur pendaftaran yang menyulitkan pasien, terutama pasca libur Lebaran. Karena beliau sedang ada kegiatan lain di Banjarbaru, saya langsung diminta turun langsung ke lapangan,” kata Hj. Ananda melalui unggahan media sosialnya.
Dari hasil sidaknya, Ananda menyatakan bahwa proses pendaftaran saat itu berjalan lancar. Namun demikian, ia tetap meminta pihak rumah sakit untuk melakukan evaluasi dan pembenahan sistem.
“Saya sudah minta kepada Pak Direktur RSUD Sultan Suriansyah untuk terus memperbaiki alur pendaftaran, agar lebih nyaman bagi seluruh masyarakat yang ingin berobat. Masa urang sudah garing, dingalihi pulang,” tegasnya, menegaskan pentingnya pelayanan yang manusiawi bagi warga yang tengah sakit.
Pemerintah Kota Banjarmasin pun berkomitmen untuk terus memantau pelayanan publik, khususnya fasilitas kesehatan, agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, nyaman, dan tidak diskriminatif.















