Kotabaru – Komitmen Bupati Kotabaru, H. Muh. Rusli, dalam meningkatkan pemerataan pendidikan di daerahnya mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat. Dalam kunjungan kerjanya ke Kementerian Sosial RI pada Kamis (10/9), Bupati Rusli secara resmi mengusulkan pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotabaru.
Usulan tersebut disambut positif oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, yang menyebut Sekolah Rakyat sebagai program strategis Kemensos untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat miskin dan anak-anak dari daerah tertinggal.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat penting agar program ini dapat berjalan efektif. Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif dari Bupati Kotabaru,” ujar Robben.
Sekolah Rakyat yang diusulkan akan mencakup jenjang pendidikan dari tingkat SD hingga SMA, lengkap dengan fasilitas asrama bagi siswa dari pelosok. Tak hanya pendidikan formal, para peserta didik juga akan dibekali keterampilan hidup, pelatihan karakter, hingga pendidikan kepemimpinan.
Bupati Rusli optimistis program ini akan menjadi solusi nyata untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di wilayahnya.
“Kami ingin memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak,” tegasnya.
Menurut rencana, pembangunan Sekolah Rakyat akan didanai sepenuhnya oleh Kementerian Sosial, sementara Pemkab Kotabaru bertanggung jawab atas penyediaan lahan seluas 5 hingga 10 hektare. Tim gabungan dari Kemensos dan pemerintah daerah akan segera melakukan peninjauan lokasi untuk memulai tahap perencanaan.
Jika berjalan sesuai jadwal, pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Kotabaru ditargetkan dimulai pada pertengahan 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif dan berkelanjutan.















