Martapura – STIKes Intan Martapura menyelenggarakan Workshop Penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Institusinya sendiri serta Program Studi yang ada di STIKes Intan Martapura yaitu Prodi Diploma Tiga Keperawatan, Sarjana Administrasi Rumah Sakit, Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners serta Sarjana Fisioterapi.
Workshop tersebut dilaksanakan di Aula STIKes Intan Martapura, selasa (28/5/2024). Acara tidak hanya diikuti oleh seluruh sivitas akademika STIKes Intan Martapura tetapi juga mengundang beberapa stakeholder terkait.
Stakeholder yang hadir dalam workshop tersebut antara lain perwakilan dari PPRSLU Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan, RSD Idaman Banjarbaru, RSUD Ratu Zalecha Martapura, RSI Sultan Agung, RSJ Sambang Lihum, dan Puskesmas Banjarbaru serta Martapura.
Acara workshop ini dimulai dengan paparan rumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang disampaikan oleh Hj. Zubaidah, SST.,S.Kep.,MPH selaku Ketua STIKes Intan Martapura.
Selanjutnya penyampaian materi oleh keynote speaker yaitu R. Topan Aditya Rahman tentang penyusunan visi dan misi serta sasaran institusi kedepannya.
“Visi harus menggambarkan tujuan atau kondisi di masa depan yang ingin kita capai. Sedangkan Misi adalah semua langkah, taktik atau strategi yang dilakukan oleh sebuah organisasi, perusahaan atau instansi tertentu untuk bisa mewujudkan visi yang telah dibuat, ” kata Topan.
“Setiap perguruan tinggi harus mempunyai ciri khas yang akan menjadi keunggulan dan pembeda dari perguruan tinggi lainnya. Dan juga harus memperhatikan kebutuhan di lapangan. Salah satunya adalah meminta masukan dari stakeholder terkait seperti pada kegiatan ini, ” lanjutnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pendapat dan saran dari para stakeholder, sivitas akademika STIKes Intan Martapura dan salah satu pendapat serta masukan dari perwakilan RS Idaman Kota Banjarbaru, Sarjani, SKM, M.M.Kes.
“Rumusan visi misi yang telah disampaikan khususnya sudah sesuai dengan sasaran Indikator Pembangunan Kesehatan. Kebutuhan SDMnya masih sangat kekurangan terutama di Fasyankes tingkat dasar (Puskesmas). Kedepan kita juga harus mengembangkan IT, karena semua pelayanan berbasis aplikasi tidak terkecuali pelayanan kesehatan,” ungkap Sarjani.
Menanggapi hal tersebut, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH menyambut baik tanggapan dan saran dari para stakeholder yang sudah bekerjasama dengan Stikes Intan Martapura sejak masih berstatus SPK.
“Saya ucapkan terima kasih atas saran dan masukannya untuk visi dan misi kami kedepannya. Semoga kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat” kata Hj. Zubaidah.















