Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, melalui Dinas Perkimtan, mengumumkan inisiatif untuk memperbarui Pasar Sabtu, dengan mengutamakan peningkatan pada gerbang ikonis atau “gapura” sebagai fokus utama.
Tindakan ini diwujudkan sebagai simbol dari tekad untuk memperkaya identitas visual kota serta meraih pengakuan dalam program Adipura.
Gapura atau pintu gerbang Pasar Sabtu, yang akan dibangun tidak hanya memiliki fungsi sebagai simbol ikonik, tetapi juga sebagai pusat perhatian Adipura terhadap keindahan kota.
Oleh karena itu, untuk mendukung penilaian Adipura, peningkatan pada gapura akan memberikan nilai tambah kepada kawasan ini, menciptakan tampilan yang indah, rapi, dan teratur.
H. Ansyari Firdaus, selaku Kepala Dinas Perkimtan, menjelaskan bahwa gapura tidak hanya memiliki nilai estetika semata, tetapi juga memberikan kontribusi substansial bagi keseluruhan Pasar Sabtu.
“Evaluasi kami melampaui aspek estetika; ini tentang meningkatkan daya tarik dan fungsionalitas keseluruhan Pasar Sabtu,” ujar Firdaus kepada awak media pada Selasa (9/1/24).
Proyek ini tidak sekadar mencakup pembangunan gapura, tetapi juga melibatkan penambahan lampu hias untuk menciptakan atmosfer yang menarik dan berkontribusi pada keteraturan Pasar Sabtu.
H. Ansyari Firdaus menekankan bahwa Pasar Sabtu tidak hanya dikenal sebagai tempat kuliner, tetapi juga sebagai destinasi dengan acara Batfest yang terkenal.
“Dengan pendekatan proaktif pemerintah daerah, upaya mempercantik Pasar Sabtu diharapkan bukan hanya meningkatkan pesona pasar, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperbaiki citra wilayah,” tambahnya.
H. Ansyari Firdaus yakin bahwa pembaruan Pasar Sabtu akan memberikan dampak positif secara luas, menjadikan kawasan ini sebagai destinasi menarik bagi penduduk dan pengunjung.
Langkah ini mencerminkan keseriusan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam melakukan pembenahan demi keindahan kota, sebagai bagian integral dari Inisiatif Kawasan Nusantara (IKN) yang baru.















