Banjarbaru – Di tengah semangat kebersamaan, Lisa Heriani, seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kota Banjarbaru dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor urut 2, memperlihatkan dukungan dan keterlibatannya dalam kegiatan sosial masyarakat.
Pada hari Sabtu (30/12), Lisa menghadiri undangan dari warga Puskopad RT 50 untuk mengikuti kegiatan rutin warga bertajuk “Bank Sampah.”
Bank Sampah merukapan inovasi lokal, memiliki tujuan utama untuk mengelola sampah-sampah warga dengan cara daur ulang, sekaligus mengajarkan konsep tabungan. Dalam acara ini, Lisa Heriani menjelaskan secara rinci bahwa sampah kering dapat dijadikan tabungan, sementara sampah basah diolah menjadi pupuk organik.
“Sampah kering untuk dijadikan tabungan dan sampah basah dijadikan pupuk organik,” ungkap Lisa Heriani dengan antusiasme.
Penjelasan ini memperlihatkan dukungan Lisa terhadap upaya lokal dalam mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Keterlibatannya dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa anggota legislatif yang diharapkan masyarakat harus proaktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Salah satu aspek positif dari kegiatan ini adalah bahwa Bank Sampah dapat membantu meminimalisir pembuangan sampah sembarangan. Dengan menyediakan tempat untuk mengumpulkan dan mengelola sampah, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Langkah kecil ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk mengurangi sampah dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Walaupun H. Risdianto Haleng, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang diusung PKB sebagai caleg DPR RI dapil Kalsel 2 dengan nomor urut 5 tidak dapat berhadir dalam acara tersebut, beliau menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh warga Puskopad RT 50.
“Saya mengapresiasi langkah positif masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui Bank Sampah. Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk melakukan hal serupa” ungkapnya kepada media ini.
Sementara itu, Lisnawati calon legislatif DPRD Provinsi Kalsel dapil 7 dengan nomor urut 6, memberikan permintaan maaf karena tidak dapat menghadiri undangan tersebut akibat adanya kegiatan di daerah lain. Meski tidak dapat hadir, Lisnawati menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dilakukan oleh warga Puskopad RT 50.
Kegiatan positif seperti Bank Sampah tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga dapat dijadikan sumber pendidikan bagi masyarakat sekitar. Melalui pengelolaan sampah dan tabungan, masyarakat diajak untuk belajar mengelola sumber daya secara berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Dengan adanya dukungan dari tokoh masyarakat dan calon legislatif seperti Lisa Heriani, H. Risdianto Haleng dan Lisnawati, diharapkan kegiatan seperti Bank Sampah dapat terus berkembang dan menjadi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.















