Waspada! Debit Sungai Riam Kiwa Naik, Banjir Berpotensi Meluas

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 04:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketinggian muka air Sungai Riam Kiwa di Desa Pengaron, Kabupaten Banjar kembali meningkat pada Kamis (30/1) dini hari.

Ketinggian muka air Sungai Riam Kiwa di Desa Pengaron, Kabupaten Banjar kembali meningkat pada Kamis (30/1) dini hari.

Martapura – Belum genap tiga hari setelah lantai rumah warga kering, ancaman banjir kembali mengintai sejumlah desa di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.

Kondisi ini terjadi akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (29/1/2025) siang hingga malam. Debit Sungai Riam Kiwa pun mengalami peningkatan signifikan, yang terdeteksi oleh Sekretaris Desa Benteng, Ahmad Sarpai.

Sarpai yang memantau permukaan sungai dari atas jembatan, mengungkapkan bahwa material terbawa arus dan ciri penambahan debit air sungai sudah mulai tampak. “Material yang terbawa arus dan ciri penambahan debit air sungai sudah mulai ada,” ujarnya, Kamis (30/1) dini hari.

Dari pengamatannya pada pukul 01.07 WITA, debit air meningkat sekitar 1-3 cm, meskipun saat itu hujan berintensitas ringan hingga sedang masih turun.

Menurutnya, kondisi lebih parah terjadi di Desa Tunggul Nangka, di mana air Sungai Riam Kiwa sudah berada di atas bibir sungai.

“Kami (warga Pengaron) akan terus memantau perkembangan kondisi Sungai Riam Kiwa,” tambahnya.

Sarpai mengimbau warga, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk melakukan langkah mitigasi sedini mungkin.

“Saya mengajak masyarakat agar mengungsikan lansia dan disabilitas ke tempat yang lebih aman,” pesannya.

Banjir sebelumnya yang melanda Pengaron pada Senin (27/1) menyebabkan ketinggian air melebihi lutut orang dewasa. Bahkan, listrik sempat dimatikan demi keamanan warga. Hingga kini, belum ada laporan warga yang mengungsi meski debit air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan.

Baca Juga:  Jalin Silaturuhami antara Anggota, KPK Tipikor Bakorwil Kalsel yang di Banjarmasin bakal Gelar Buka Puasa Bersama

“Hari ini, meskipun hujan masih terjadi, intensitasnya tidak deras. Namun, debit air sulit turun karena air dari kawasan atas masih mengalir ke Pengaron,” tambah Sarpai.

Potensi peningkatan tinggi muka air ini juga menjadi perhatian Bupati Banjar, Saidi Mansyur. Ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi bahaya akibat banjir, termasuk listrik dan peralatan elektronik.

“Masyarakat harus waspada terhadap peningkatan debit air serta memastikan keselamatan anggota keluarga, khususnya balita dan anak-anak,” imbaunya.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, melaporkan bahwa luapan Sungai Pengaron telah merendam lima desa, yakni Desa Pengaron, Benteng, Mangkauk, Lobang Baru, dan Loktunggul.

“Bupati sudah memerintahkan agar segera dibentuk posko penanganan banjir dan dapur umum untuk membantu masyarakat,” kata Agus.

Ia juga mengingatkan masyarakat di wilayah hilir, seperti Martapura dan Sungai Tabuk, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, air dari Pengaron akan mengalir dan berpotensi menyebabkan banjir di daerah tersebut.

Berita Terkait

Ghea Putri Alisya dan Muhammad Rayhan Resmi Dinobatkan Sebagai Duta Prodi D3 Keperawatan STIKes Intan Martapura 2026.
Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit
Upacara Penuh Khidmat hingga Kebersamaan Tanpa Sekat Mewarnai Hardiknas 2026 di UNUKASE
Dinas Kominfo SP Tanah Bumbu Targetkan Seluruh Desa Bebas Blankspot
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026
Pemkab Tanah Bumbu Matangkan Persiapan Pemberangkatan Haji 2026, Prioritaskan Pelayanan Lansia
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Konsumsi Pangan Lokal Lewat Sosialisasi Menu B2SA di Batulicin
Dorong Ekonomi Daerah, Jembatan Kotabaru–Tanah Bumbu Terus Dipercepat

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:15 WITA

DWP Tanah Bumbu Sosialisakan Cegah Anak Kecanduan Smartphone

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:17 WITA

Peringatan HUT Tala ke-60, Bupati Rahmat Trianto Imbau Masyarakat dan Perusahaan Ucapkan Hari Jadi Tala dengan Bunga Hidup, Bukan Karangan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:38 WITA

Desa Sarimulya Meraih Predikat Terbaik dalam Adipura Lokal Tanah Bumbu 2025

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:04 WITA

STIKES Intan Martapura Gelar Pelatihan BTCLS bagi Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:56 WITA

Pererat Hubungan, UNUKASE Hadiri Buka Puasa Bersama Polda Kalsel

Senin, 10 Maret 2025 - 12:08 WITA

Pemkab Tanbu Alokasikan Rp64 Miliar Dukung Program MBG

Sabtu, 25 Januari 2025 - 04:10 WITA

Ahmad Muzani: IKN Akan Jadi Ibu Kota Politik pada 2028

Senin, 20 Januari 2025 - 10:45 WITA

Seminar Proposal UNUKASE: Merupakan Puncak dari Proses Akademik

Berita Terbaru

HWPL menyelenggarakan “DPE–HWPL Peace Education Teacher Graduation Ceremony” di Maseru lesotho pada (13/03/2026).

Internasional

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

Internasional

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x