Tanah Bumbu Mantapkan Komitmen Menuju Kabupaten Layak Anak

- Penulis

Minggu, 8 Juni 2025 - 12:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan percepatan pemenuhan hak anak melalui penurunan stunting, wajib belajar 12 tahun, literasi, dan pencegahan kekerasan digital di sekolah. / Mc Tanbu

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan percepatan pemenuhan hak anak melalui penurunan stunting, wajib belajar 12 tahun, literasi, dan pencegahan kekerasan digital di sekolah. / Mc Tanbu

Tanah BumbuBupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan komitmen kuat daerahnya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) saat mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) secara virtual yang digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) pada Kamis, 5 Juni 2025.

Dalam forum itu, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong akselerasi pemenuhan hak anak di berbagai sektor. Salah satu fokus utama ialah program percepatan penurunan stunting.

Pemerintah daerah telah mengerahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan anak asuh stunting mendapat pendampingan intensif, pemantauan rutin, serta intervensi yang terukur.

“Setiap anak berhak tumbuh sehat. Kami pastikan pendampingan terhadap anak-anak stunting dilakukan secara berkelanjutan,” tegas Bupati Andi Rudi Latif.

Selain itu, menyikapi meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di media sosial, Pemkab Tanah Bumbu gencar melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Upaya ini bertujuan membangun ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Pastikan Semua Anak Sekolah melalui Wajib Belajar 12 Tahun

Sementara itu, Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong program wajib belajar 12 tahun.

Pemerintah prioritaskan peningkatan sarana prasarana sekolah dan bentuk tim pencegahan kekerasan untuk menghapus praktik perundungan di pendidikan.

Baca Juga:  Turnamen Sepakbola Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 Resmi Dibuka, Dorong Sportivitas dan Ekonomi Lokal

Tak hanya itu, Pemkab juga memperkuat indeks literasi masyarakat. Melalui perpustakaan keliling di sekolah-sekolah dan penguatan perpustakaan desa, minat baca anak-anak terus ditumbuhkan.

“Kami juga berupaya menuntaskan wajib belajar 12 tahun dan meningkatkan sarana prasarana sekolah. Serta membentuk tim pencegahan kekerasan di sekolah agar tidak ada bullying di lingkungan pendidikan,” ujar Bupati.

Bupati berharap evaluasi ini menjadi momentum refleksi untuk mengenali tantangan, menggali potensi, dan memperluas peluang mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

“Demikian gambaran yang kami laksanakan untuk mewujudkan Tanah Bumbu sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA),” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Tim Verifikator, Dra. Eko Novi Ariyanti R. D., M.Si, yang juga menjabat sebagai Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II Kementerian PPPA, menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi landasan penting bagi daerah dalam memperkuat kebijakan perlindungan anak.

Berbagai pihak menghadiri kegiatan ini secara virtual, termasuk Kemenkes, DP3A Kalsel, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dengan berbagai kebijakan dan langkah nyata, Tanah Bumbu konsisten memperkuat langkah menuju Kabupaten Layak Anak yang ramah dan inklusif.

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026, Gratis!
Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM dan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing
Satgas Karhutla Tanah Bumbu Diperkuat, Bupati Minta Patroli dan Kesiapsiagaan Ditingkatkan
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla
Bupati Tanah Bumbu Dorong BLUD Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove Peringati HUT ke-81 TNI
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro
Bupati Andi Rudi Latif Dukung Perjuangan Luna dan Reyhan di Lomba Pantomim Nasional
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WITA

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka

Selasa, 15 September 2026 - 08:58 WITA

Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WITA

Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x