Rektor UNUKASE Hadiri Musda XI MUI Kalsel, Forum Tetapkan Kepemimpinan Baru Periode Terbaru

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UNUKASE menghadiri Musda XI MUI Kalsel yang menetapkan TGH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Umum periode 2026–2031.

Rektor UNUKASE menghadiri Musda XI MUI Kalsel yang menetapkan TGH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Umum periode 2026–2031.

HuluSungaiSelatan – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan. Acara tersebut terlaksana di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/2/2026) malam.

Musda lima tahunan ini mengusung tema strategis, “Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemakmuran Banua dan Kesejahteraan Masyarakat.” Kegiatan berlangsung khidmat, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qari Ahmad Kamaruddin.

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi, H. Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan. Prosesi ditandai dengan pemukulan rebana bersama oleh perwakilan Pengurus MUI Pusat, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, tokoh ulama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, serta Bupati Hulu Sungai Selatan.

Dr. Abrani Sulaiman menyampaikan bahwa Musda merupakan wadah konsolidasi dan perputaran pemikiran dalam menjawab aspirasi masyarakat.

“Musda ini adalah wadah konsolidasi, tempat perputaran pemikiran untuk menjawab aspirasi masyarakat. Selain muzakarah dan sidang pleno yang menghadirkan narasumber dari Polda serta MUI Pusat, agenda utama kita adalah memilih Dewan Pengurus dan Dewan Pertimbangan MUI periode 2026–2031,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada media.

Senada dengan itu, Ketua Senat UNUKASE, Dr. Berry Nahdian Forqan, S.P., M.S., yang turut menghadiri Musda, menegaskan pentingnya momentum tersebut.

“Musda ini bukan hanya agenda rutin, tetapi momentum konsolidasi serta memilih kepemimpinan yang amanah dan mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

Musda XI MUI Kalsel menghadirkan jajaran elite MUI, di antaranya Wakil Sekjen Bidang Halal MUI Pusat KH. Rofikul Umam Ahmad, Wakil Ketua Umum MUI Kalsel, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, serta ulama kharismatik TGH. Ahmad Syairazi. Sebanyak 107 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Musda.

Panitia mencatat peserta terdiri atas utusan DPP, DPW, 64 perwakilan kabupaten/kota, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, serta perguruan tinggi Islam di Kalimantan Selatan. Musda XI MUI Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan TGH. Ahmad Syairazi sebagai Ketua Umum MUI Provinsi Kalimantan Selatan masa jabatan 2026–2031. Ia akan menggantikan Ketua MUI sebelumnya, KH Husin Naparin.

Baca Juga:  Rektor UNUKASE Tegaskan Komitmen pada KIP Kuliah 2025 dalam Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas di Balikpapan

Masyarakat dan peserta Musda mempercayakan amanah kepemimpinan MUI Kalsel lima tahun ke depan kepada pria kelahiran Kandangan, 10 Januari 1976 tersebut. Masyarakat mengenal Abah Guru Syairazi sebagai putra pasangan H. Pandi Mukeri dan Hj. Kaptiah Jalil. Ia menempuh pendidikan di SDN Kandangan Kota 6 sejak usia enam tahun.

Pada usia 10 tahun, ia melanjutkan pendidikan Arab di Madrasah Darul Ulum Pandai Kandangan sambil belajar Al-Qur’an kepada H. Ahmad Shagir di Karang Jawa, Kandangan.

Atas anjuran Tuan Guru H. Zainuddin (Guru Inud) Tibung Kandangan, ia melanjutkan pendidikan ke pesantren Dalam Pagar Martapura pada usia 13 tahun untuk memperdalam ilmu agama.

Di pesantren tersebut, ia berguru kepada sejumlah ulama, antara lain Tuan Guru H. Hamzah, Tuan Guru H. Ahmad Kasyfuddin, Tuan Guru H. Abdul Hamid, Tuan Guru H. Mahmud, Tuan Guru H. Nuzhan, Tuan Guru H. Abdul Majid, dan Tuan Guru H.M. Mazani.

Pada tahun 1991, ia memperdalam ilmu di Sekumpul dan berguru kepada ulama kharismatik Muhammad Zaini bin Abdul Ghani. Ia juga rutin menghadiri majelis pengajian Guru Seman Mulya (Guru Padang).

Pada tahun 1993, atas petunjuk dan nasihat Tuan Guru H. Abdus Samad Al Arsyadi, ia melanjutkan studi ke Makkatul Mukarramah untuk memperdalam ilmu agama.

Para peserta Musda berharap terpilihnya TGH. Ahmad Syairazi dapat memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dan penjaga moral umat dalam mewujudkan kemakmuran Banua serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

UNUKASE Sosialisasikan PMB Gelombang II ke Lima Pesantren di Hulu Sungai Selatan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong CFD Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM Tanah Bumbu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:57 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:51 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Paskibraka Angkatan 23 Tanah Bumbu 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Pacu Pembinaan Atletik Lewat Tanbu Beraksi Run 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Sinergi ULM, 300 Mahasiswa Sukses Jalankan KKN di 19 Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:57 WITA

Pemkab Tanbu Ajukan Dua Raperda, Aturan Pilkades dan Perangkat Desa Diubah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:13 WITA

DPRD Tanah Bumbu Bahas Dua Raperda Pemerintahan Desa, Fraksi Soroti Pilkades

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru Rawan Kecelakaan, DPRD Tanah Bumbu Minta Evaluasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x