Tanah Laut – Pentingnya mencetak regenerasi pemimpin muda yang melek perencanaan strategis menjadi sorotan dalam Pelatihan Kepemimpinan Pemuda 2026 yang digelar di Aula Sinar Hotel Pelaihari, Rabu (11/02/2026).
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Anugrah, yang hadir sebagai narasumber, mengapresiasi langkah progresif Dispora Tanah Laut (Tala) dalam membangun kapasitas pemuda melalui pendekatan pemetaan potensi atau mapping talent. Ia bahkan menyebut inisiatif tersebut layak menjadi contoh bagi 13 kabupaten/kota lainnya di Kalsel.
“Kami dari Dispora Provinsi Kalimantan Selatan sangat mendukung kegiatan pelatihan kepemimpinan ini. Kalau bisa, kegiatan seperti ini juga dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota. Namun dari informasi yang saya dapatkan, tidak semua daerah menyelenggarakan pelatihan serupa,” ujar Anugrah usai menyampaikan materi.
Menurutnya, pelatihan kepemimpinan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi trigger penting dalam membangkitkan jiwa kepemimpinan para aktivis organisasi kepemudaan (OKP).
“Kegiatan ini sangat bagus untuk kawan-kawan OKP. Melalui kegiatan ini, kita bisa memicu jiwa kepemimpinan mereka agar mampu me-manage gaya kepemimpinan yang nantinya bisa diaplikasikan di organisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Tekankan Manajemen Waktu dan Strategi
Dalam sesi materi, Anugrah menekankan bahwa pemimpin masa depan tidak boleh berjalan tanpa arah dan perencanaan. Para peserta dibekali pemahaman teknis terkait manajemen waktu dan penyusunan rencana strategis agar program yang dijalankan organisasi benar-benar berdampak.
Ia berharap para peserta mampu menerjemahkan materi yang disampaikan menjadi langkah konkret di organisasi masing-masing.
“Bagaimana cara memanage waktu, merencanakan kegiatan secara strategis, sehingga output yang dihasilkan benar-benar sesuai harapan dan memberikan hasil terbaik,” tegasnya
Dorong Sport Tourism, Event Nasional Masih Terkendala Anggaran
Dalam sesi wawancara, pembahasan turut menyinggung tren sport tourism yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi Kalsel. Anugrah mengungkapkan bahwa pada 2026, pasca-Idul Fitri, Dispora Kalsel melalui bidang pembudayaan olahraga telah menyiapkan sejumlah event olahraga kemasyarakatan.
“Setelah Idul Fitri nanti kami akan melaksanakan beberapa event seperti gowes, running, dan kegiatan olahraga lainnya yang melibatkan masyarakat,” jelasnya.
Namun demikian, untuk event berskala nasional yang berorientasi mendatangkan wisatawan luar daerah maupun mancanegara, pihaknya mengakui belum tersedia alokasi anggaran khusus.
Wawancara juga menghangat saat disinggung soal keresahan atlet dan official Fornas NTB terkait bonus yang belum terealisasi hingga pergantian tahun. Menanggapi hal tersebut, Anugrah mengaku belum dapat memberikan jawaban pasti karena dirinya masih baru menjabat.
“Jujur saja, saya orang baru di bidang ini, jadi belum terlalu mendalami bagaimana menjawab keresahan kawan-kawan yang mengikuti event Fornas terkait bonus tersebut,” ungkapnya.
Agenda Unggulan 2026
Menutup keterangannya, Anugrah membocorkan sejumlah agenda besar Dispora Kalsel di tahun 2026. Selain fokus pada pembudayaan olahraga, bidang kepemudaan akan menggelar berbagai ajang prestisius guna memotivasi generasi muda.
“Di tahun ini ada pemilihan Pemuda Berprestasi, kemudian rencananya juga akan dilaksanakan pemilihan Duta Pemuda dan Olahraga. Untuk kegiatan lainnya, kami masih mengikuti agenda tingkat nasional atau Kemenpora,” pungkasnya.
Pelatihan Kepemimpinan Pemuda 2026 di Tanah Laut pun diharapkan menjadi langkah konkret dalam melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya bersemangat, tetapi juga visioner, terukur, dan berdampak nyata bagi daerah. (Diyan)















