Pedagang Pasar Banjarmasin Keluhkan Lonjakan Harga Sayuran dan Bahan Pokok Jelang Ramadhan

- Penulis

Jumat, 8 Maret 2024 - 07:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penjual bahan pokok di pasar tradisional (Foto Istimewa)

Ilustrasi penjual bahan pokok di pasar tradisional (Foto Istimewa)

Banjarmasin – Beberapa hari menjelang bulan Ramadhan, pasar tradisional di Banjarmasin mencatat kenaikan harga sayur-mayur hingga dua kali lipat.

“Sekarang timun naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram (kg), sawi hijau dari Rp 5.000 menjadi Rp 10.000 per ikat. Kacang panjang bahkan naik dua kali lipat, sekarang Rp 20.000 dari sebelumnya Rp 10.000 per kg. Begitu juga dengan buncis, naik dari Rp 15.000 menjadi Rp 30.000 per kg,” ungkap Sari, seorang pedagang di Pasar Antasari Banjarmasin, pada Rabu (06/03).

Tidak hanya itu, jenis sayuran lainnya juga mengalami kenaikan harga, seperti seledri yang sekarang dijual seharga Rp 10.000 – Rp 12.000 per ikat. Padahal sebelumnya harganya berkisar antara Rp 5.000 – Rp 6.000 per ikat.

“Bawang putih juga naik, dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kg. Sedangkan bawang merah masih stabil di harga Rp 28.000 sampai Rp 30.000 per kg,” tambahnya.

Sari mengakui bahwa kenaikan harga ini tentu saja mempengaruhi daya beli masyarakat dan menyebabkan penurunan jumlah pembeli di pasar.

“Pedagangnya banyak tapi pembelinya yang jauh berkurang. Pasar sekarang makin sepi, tidak seperti dulu lagi,” keluhnya.

Ijay, seorang pedagang kelontongan di kawasan Jalan Pangeran Samudera, Banjarmasin, juga menyatakan hal serupa. Hampir semua kebutuhan bahan pokok yang ia jual mengalami kenaikan signifikan.

Baca Juga:  Bupati Banjar dan Gubernur Kalsel Tinjau Banjir di Sungai Tabuk, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

“Naik melonjak semuanya. Gula sekarang eceran Rp 18.500, naik terus mulai harga Rp 17.000 per kg. Telur ayam ras juga melonjak naik, sebelumnya eceran masih Rp 29.000, sekarang sudah Rp 33.000 per kg,” ucapnya.

Selain itu, harga telur itik juga naik, yang biasanya dijual Rp 2.800 per butir, sekarang mencapai Rp 3.300 per butir. Begitu juga dengan minyak goreng curah, jika sebelumnya dijual Rp 13.000-14.000 per liter, sekarang menjadi Rp 16.000 per liter.

“Harga-harga ini bisa saja naik lagi saat bulan puasa nanti. Tapi, tentu saja kita berharap itu tidak terjadi. Mudah-mudahan pasokannya selalu tersedia dan harga kembali normal,” ujar Ijay.

Imbas kenaikan harga-harga kebutuhan bahan pokok dan sayur-sayuran ini juga dikeluhkan oleh Ida, seorang pedagang kuliner di kawasan Jalan Sultan Adam, Banjarmasin. Ia merasa terpaksa menaikkan harga jual makanan karena bahan-bahannya semakin mahal.

“Terpaksa sedikit menaikkan harga jual makanan, soalnya bahan-bahannya naik semua. Mulai beras, gula, telur dan yang lain-lain naik semua harganya, Kalo tidak dinaikkan saya tidak dapat untung,” katanya.

“Untungnya, pelanggan bisa memahami dan tidak komplain. Kita tentunya berharap harga-harga sembako ini tidak terus-terusan naik. Kasihan masyarakat yang kurang mampu,” tambahnya. (BK)

Berita Terkait

Peringatan Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026, Pemkab Tanah Laut Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan SDM
Uniting the Spirit of Togetherness, Character, and Leadership: Pemilihan Duta Program Studi Sarjana Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura Tahun 2026 Berlangsung Meriah
Puslitbang Polri Teliti Penanganan Demonstrasi di Tanah Bumbu, Tekankan Pendekatan Humanis
Ghea Putri Alisya dan Muhammad Rayhan Resmi Dinobatkan Sebagai Duta Prodi D3 Keperawatan STIKes Intan Martapura 2026.
Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit
Upacara Penuh Khidmat hingga Kebersamaan Tanpa Sekat Mewarnai Hardiknas 2026 di UNUKASE
Dinas Kominfo SP Tanah Bumbu Targetkan Seluruh Desa Bebas Blankspot
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WITA

Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit

Senin, 16 Maret 2026 - 04:38 WITA

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Pekauman, Mahasiswa STIKES Intan Martapura Turun ke Jalan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WITA

Ramadan Penuh Kepedulian, Mahasiswa ARS STIKES Intan Martapura Bagikan Takjil kepada Masyarakat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:24 WITA

Rayakan Hari PMR, PMI Kabupaten Banjar dan Forum PMR Bagikan 1.000 Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:15 WITA

Pelantikan dan Serah Terima Kepengurusan Organisasi Mahasiswa STIKes Intan Martapura Periode 2026–2027

Senin, 24 November 2025 - 21:10 WITA

BEM STIKes Intan Martapura Raih Juara 3 Karnaval KTR, Ajak Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Rokok

Kamis, 20 November 2025 - 19:03 WITA

STIKES Intan Martapura Selenggarakan Lomba Poster Pelajar dalam Semarak HKN ke-61

Senin, 17 November 2025 - 08:55 WITA

STIKES Intan Martapura Menyelenggarakan Lomba Basket Pelajar dalam Rangka Memperingati HKN ke-61, Tingkatkan Semangat Sportivitas dan Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

HWPL menyelenggarakan “DPE–HWPL Peace Education Teacher Graduation Ceremony” di Maseru lesotho pada (13/03/2026).

Internasional

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

Internasional

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x