Mahasiswa Teknik Sipil UNUKASE Ikuti Webinar “Implementasi dan Pelanggaran Kode Etik dalam Dunia Insinyur”

- Penulis

Jumat, 8 November 2024 - 12:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjar – Mahasiswa jurusan Teknik Sipil Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) berpartisipasi dalam webinar bertajuk “Implementasi dan Pelanggaran Kode Etik dalam Dunia Insinyur.” Acara yang digelar pada Kamis (7/11/2024) ini diselenggarakan berkat kerja sama Universitas Nahdlatul Ulama, PT Cita Prasada Konstruksi, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya kode etik di bidang teknik sipil serta konsekuensi pelanggaran etik dalam profesi ini.

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari kalangan profesional dan pakar dalam teknik sipil serta etika profesi. Dalam materi yang disampaikan, narasumber membahas berbagai topik penting, antara lain:

  1. Pentingnya Kode Etik bagi Insinyur Profesional
    Kode etik dijelaskan sebagai panduan menjaga integritas, kualitas kerja, dan kesejahteraan masyarakat. Mahasiswa mendapat wawasan tentang bagaimana kode etik membantu mengatur tanggung jawab sosial dan teknis seorang insinyur.
  2. Contoh Kasus Pelanggaran Kode Etik dalam Profesi Teknik
    Para narasumber memaparkan beberapa kasus nyata terkait pelanggaran kode etik di sektor teknik sipil, mulai dari perencanaan, pelaksanaan konstruksi, hingga pengawasan proyek.
  3. Sanksi dan Dampak Pelanggaran Kode Etik
    Webinar ini juga menyoroti sanksi bagi pelanggaran etik yang dapat mencakup kehilangan izin profesi hingga dampak reputasi yang sulit dipulihkan.
  4. Penerapan Kode Etik di Era Digital
    Seiring kemajuan teknologi, penerapan kode etik turut disesuaikan, terutama dalam penggunaan perangkat lunak perencanaan yang mempengaruhi keputusan teknik di lapangan.
Baca Juga:  Karya Dosen UNUKASE, Terbitkan Buku Ajar Pramuka untuk PGSD

Webinar ini mendapat respons positif dari para mahasiswa yang antusias mengajukan pertanyaan seputar dilema etika dalam dunia teknik sipil. Khairul Ahmad, S.T., CEO PT Cita Prasada Konstruksi dan salah satu narasumber, menekankan bahwa kode etik tidak hanya sekadar aturan, tetapi juga merupakan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui profesi insinyur.

“Kode etik bukan hanya tentang mengikuti aturan, tetapi tentang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui pekerjaan kita,” ujar Khairul Ahmad. Ia menambahkan bahwa pelanggaran kode etik seperti kecurangan akademis, penyalahgunaan sumber daya, hingga korupsi dan penyuapan adalah masalah serius dalam praktik teknik sipil.

Ir. Habibie Budi Nurhakim, regulator dari DPUPR Kota Banjarmasin, menyoroti pentingnya peran regulasi untuk meminimalisir pelanggaran kode etik dalam praktik teknik sipil. “Kami berupaya agar pelanggaran kode etik dalam profesi teknik sipil dapat diminimalisir melalui regulasi yang jelas dan tegas,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan (FSTK) UNUKASE, Silfiana Ila Masruroh, M.T., dalam sambutannya, berharap bahwa mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya kode etik dalam menjaga kualitas dan kredibilitas profesi insinyur.

“Kami ingin agar lulusan Teknik Sipil berkomitmen pada kode etik, menjalankan profesi mereka dengan tanggung jawab, integritas, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya webinar ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya etika dan profesionalisme dalam profesi teknik sipil. (MPD)

Berita Terkait

UNUKASE Gelar Tahlilan untuk Tiga Mahasiswa KKN Korban Kecelakaan di Mantewe Tanah Bumbu
Mahasiswa Profesi Keperawatan ULM Berikan Pendidikan Kesehatan Hipertensi untuk Ibu Hamil
46 Mahasiswa STIKES Intan Martapura Resmi Diyudisium, Tradisi Mandi Kembang Jadi Simbol Awal Pengabdian kepada Masyarakat
Mahasiswa Prodi Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKES Intan Martapura Ikuti Workshop Pelatihan Dasar Akreditasi Rumah Sakit
Bangun Self-Efikasi Remaja Cegah Pernikahan Dini, Tim Pengabdian Program Studi Kesehatan Masyarakat ULM Hadirkan E-Komik dan Edugame Interaktif
STIKES Intan Martapura Dorong Sinergi Mitigasi Banjir Dalam Rangkaian Bulan K3 & Hari Lingkungan Hidup
Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Modern, Disnaker Banjar Gelar Sosialisasi Bursa Kerja di STIKES Intan Martapura
Muhammad Sulthon Firdaus dan Ghea Alisya Putri Terpilih Jadi Duta Kampus STIKES Intan Martapura 2026/2027

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WITA

PKP Angkatan IV Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Berintegritas dan Responsif dalam Pelayanan Publik

Sabtu, 5 September 2026 - 21:47 WITA

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi dan Memberdayakan Pekerja

Sabtu, 5 September 2026 - 04:41 WITA

GOW Tanah Bumbu Tekankan Peran Ibu Cegah Anak dari Bahaya Narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 04:35 WITA

Andi Irmayani Rudi Latif: Keteladanan Rasulullah Penting dalam Pembentukan Karakter Anak

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Polisi Temukan 60 Video dan 2 Foto dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Tanah Bumbu

Kamis, 3 September 2026 - 14:00 WITA

Miras Ilegal Dimusnahkan Polres Tanah Bumbu, Ribuan Botol Dilindas Alat Berat

Kamis, 3 September 2026 - 13:29 WITA

Andi Irmayani Rudi Latif Tekankan Peran Ibu sebagai Teladan Anak di Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 13:24 WITA

Tingkatkan Layanan, Bapenda Gandeng KPP Pratama dan Aspirasi Skill Center Gelar Bimtek SDM

Berita Terbaru

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar menggelar aksi penanggulangan dampak kabut asap pada Sabtu, 5 September 2026

Banjar

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:10 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x