Mahasiswa Banua Kreatif di Kota Surabaya

- Penulis

Minggu, 8 Agustus 2021 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempunyai harta karun yang tersimpan di dalam budaya kelompok etnis Banjar. Selain batu permata berkilau, Kalsel memiliki pakaian tradisional yang disebut dengan Batik Sasirangan.

Sasirangan berasal dari Bahasa Banjar, Sirang atau menyirang yang berarti menjahit bersama. Ini menggambarkan proses jahitan tangan dan tenun kain tradisional hingga membentuk sebuah corak.

Di Surabaya, Batik Sasirangan dikenalkan oleh Angga Puspoadi Negoro, Mahasiswa Unair Fakultas Sains dan Teknologi sekaligus Owner Online Shop Batik Sasirangan, Langkarai, tahun 2018 lalu.

“Awal mulanya karena ada pameran di Unair Festival Kebhinekaan. Setiap mahasiswa daerah bikin stan yang memamerkan kreasi budaya mereka. Saya sebagai orang asli Kalimantan Selatan membawa batik ini,” ujarnya saat di hubungi via telpon di kediamannya, Jalan Dharmawangsa 5, Sabtu (7/8/2021) sore.

Angga mengaku, rasa kecintaan terhadap tanah kelahirannya kian bertambah lantaran dirinya sebagai perantau di Kota Pahlawan ini. Hal itu membuat Angga ingin mengenalkan Batik Sasirangan khas Kalimantan Selatan kepada masyarakat awam

“Orang orang hanya mengetahui Batik Jawa, Tenun, Songket. Padahal Batik Sasirangan ini pembuatannya murni memakai tangan. Sebelum dijahit, kain dilukis lalu diikat dan diberi warna. Tujuan diikat supaya menghindari kontaminasi dengan warna lain. Baru kemudian kain dijahit,” terangnya.

Baca Juga:  Mempercepat Pemulihan Ekonomi, Disdagri Tanbu Gelar Pelatihan Bikin Gula Semut

Pembuatan batik tersebut, lanjut Angga, tergantung dari tingkat kesulitan motif permintaan konsumen. Bisa memakan waktu selama satu hari, hingga paling lama mencapai tiga hari. Mulai menyiapkan kain, peralatan lukis dan warna, serta penjemuran.

“Pernah ada yang pesan. Dari Jakarta, Surabaya, Bali, sampai ke negara Jerman. Bahkan ada juga yang pesan dari Disperta Jatim sebanyak 3 lusin buat seragam kantor pada 2019 lalu,” ungkap Angga.

“Selain itu, dari Dosen Unair tak ketinggalan ikut memesan buat pergi acara pernikahan sama kegiatan resmi lainnya. Tantangannya bagi saya adalah mengangkat Budaya Banjar dikenal sama masyarakat. Mulai dari Surabaya, Indonesia, bahkan Go Internasional,” sambungnya.

Lebih lanjut Angga memaparkan, dulunya Batik Sasirangan terlahir dari Kerajaan Banjar, di mana ada 40 pejantan membuat candi dan 40 gadis membuat batik selama satu malam secara bersamaan.

Berita Terkait

Workshop Wicara Publik, UNUKASE Bekali Mahasiswa Keterampilan Komunikasi dan Kepercayaan Diri
Pemkab Tanah Laut Siapkan Panti Rehabilitasi Narkotika, BNN Kalsel Beri Apresiasi
Wabup Tanah Laut Ikuti Peresmian Inpres Jalan Daerah, Infrastruktur Jadi Penggerak Transformasi Ekonomi Nasional
RESMI DISAHKAN, KOMUNITAS ACIL PEDULI SELAMAT SIAP JADI PENGGERAK K3 MANDIRI DI PASAR TERAPUNG LOK BAINTAN
Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa
Wakil Ketua DPRD: Pengungkapan Sabu 1,9 Kg Bukti Keseriusan Polres Tanah Bumbu
Wakil Bupati Tanah Laut Tutup Islamic Expo 2026, UMKM dan Syiar Islam Jadi Sorotan
Bunda PAUD Tanah Laut Tekankan Penguatan Akhlak sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa

Senin, 22 Juni 2026 - 07:41 WITA

DPRD Tanah Bumbu Pastikan Pembangunan Jembatan Desa Jombang Berjalan Sesuai Rencana

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WITA

Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:19 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WITA

Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x