Kotabaru – Ketika tanggung jawab untuk melayani masyarakat menjadi landasan, Hj. Fatmawati, AMK, seorang calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Dapil Tanah Bumbu dan Kotabaru, bersama dengan H. Risdianto Haleng, anggota DPRD Provinsi Kalsel dan juga caleg DPR RI Dapil Kalsel 2, memperlihatkan kepedulian dan komitmen mereka yang sungguh konkret.
Pada Minggu (24/12), keduanya turun langsung memberikan bantuan kepada pengurus Mesjid Nurul Iman di Desa Sepagar, Kotabaru. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak Baharudin.
Sebelumnya, pengurus mesjid telah mengajukan permintaan bantuan tambahan kipas angin untuk keperluan mesjid, dan kedua calon legislatif dengan cepat merespons permintaan tersebut.
Aksi ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga menunjukkan kehadiran nyata dalam kehidupan masyarakat. Kedua caleg memahami kebutuhan langsung masyarakat dan memberikan bantuan yang sesuai, menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berkampanye, tetapi benar-benar ingin menjadi bagian dari solusi dan perubahan positif.
Yang menarik perhatian adalah permintaan seorang warga kepada para caleg untuk memasang baliho seperti caleg pada umumnya. Namun, H. Risdianto Haleng dengan tegas menjelaskan bahwa pemasangan baliho bukanlah fokus utama mereka saat ini.
Mereka lebih mengutamakan turun langsung, menyapa, bersilaturahmi, dan bersosialisasi secara tatap muka. Pilihan ini mencerminkan kesadaran mereka akan pentingnya keterlibatan langsung dengan masyarakat, bukan sekadar eksistensi simbolis di media.
Dalam keterlibatan mereka, Hj. Fatmawati juga membeberkan kegiatan sosial yang mereka jalankan, yaitu program pengobatan gratis.
Ini menunjukkan bahwa perhatian mereka tidak hanya sebatas pada masa kampanye, melainkan juga melibatkan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Berkomitmen untuk melayani masyarakat secara langsung, Hj. Fatmawati dan H. Risdianto Haleng membuktikan bahwa politik dapat menjadi sarana nyata untuk membawa perubahan positif di tengah-tengah masyarakat. Keputusan mereka untuk tidak hanya berfokus pada kampanye visual, tetapi juga turun langsung ke lapangan, mencerminkan sikap tanggap dan responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat.















