Ikuti Pidato Kebangkitan Tani Indonesia secara Virtual, Risdianto : Saatnya Kita Fokuskan Keladan Lima Banua Bentuk Sektor Pertanian Tanah Bumbu

- Penulis

Kamis, 23 September 2021 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Wakil Ketua DPR Bidang Kesejahteraan Rakyat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Gus Muhaimin, memberikan sambutan pada kegiatan bertajuk, ”Kebangkitan Tani Indonesia: Restruktrusisasi Ekonomi Indonesia Berbasis Pertanian; Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia” yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-7 Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) secara virtual, Kamis (23/9/) hari ini.

Dalam sambutannya, Gus Muhaimin mengatakan, selama ini pembangunan pertanian selalu menjadi program prioritas setiap rezim pemerintahan. Namun, surplus pangan tidak selalu sejalan dengan peningkatan pendapatan para petani.

“Pendapatan rumah tangga tani selalu berada di bawah sehingga para generasi muda emoh (tidak mau) lanjutkan pekerjaan orang tuanya dan beralih ke sektor lain,” ungkapnya.

Dalam zoom meeting yang digelar sejak pukul 10.30 Wita hingga selesai tersebut, juga turut hadir Ketua Garda Buruh Migran (BMI) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Risdianto Haleng HB.

Dirinya juga turut merespon hal yang sama, saat ini mayoritas petani di Indonesia berusia di atas 45 tahun, tergolong dalam usia sangat tua untuk dapat menciptakan produktivitas kerja yang memadai, padahal kebutuhan akan produksi pangan terus meningkat setiap tahunnya.

“Selain itu, adanya fenomena lain yang menyebabkan regenerasi petani tidak berkembang, ketika petani yang tua kini justru melarang anaknya untuk bekerja di sektor pertanian, khususnya bekerja sebagai petani. Mereka justru ingin anaknya sukses menjadi pegawai negeri atau pengusaha,” tambahnya sembari menyaksikan zoom.

Baca Juga:  DPRD Tanbu Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ

Sementara itu, usai kegiatan dirinya pun mengajak salah satu kader pemula di Partai Kebangkitan Bangsa Mila Rahesya, S.I.Kom., yang juga turut mengikuti zoom tersebut untuk saling berdiskusi tentang dunia pertanian saat ini.

“Kita mungkin akan lebih konsen kembangkan koperasi Keladan Lima Banua yang saat ini mulai kita rintis, mengingat tujuan utama koperasi ini adalah di bidang pertanian, saatnya kita fokuskan Keladan Lima Banua bentuk bektor pertanian di Tanah Bumbu,” tegasnya.

Mila Rahesya pun menambahkan, kebetulan sekali saat ini pihaknya memang tengah membangun koperasi yang pergerakannya lebih dominan berfokus pada pertanian, “Masih baru dibentuk pengurus dan keanggotaan, harapannya korporasi pertanian ini bisa juga dengan model food estate untuk memperkuat cadangan pangan daerah,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, gagasan yang dirancang oleh Ketua Garda BMI itu juga melibatkan sinergitas pemerintah dengan swasta dan masyarakat.

“Jadi tema dan acara zoom kali ini sangat sesuai sekali pembahasannya dengan kebutuhan koperasi yang kami jalankan,” ungkap Mila.

Kedua kader PKB ini pun sepakat, sudah saatnya semua elemen bahu membahu membangun pertanian dengan cara-cara modern dan korporasi sehingga pertanian kuat dalam tantangan apapun.

“Jadi apabila pangan kuat, maka pertahanan negara pun menjadi semakin tangguh,” tutup Mila. (Red)

 

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Tersedu Sebelum Salat Istisqa, Ajak Warga Ikhtiar Hadapi Kemarau
Diskominfosp Tanah Bumbu Perkuat Kompetensi Humas Lewat Pelatihan Fotografi dan Konten Media Sosial
Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar
Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri
Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut
Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari
HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas
UNUKASE Peringati HUT ke-81 RI: Dari Semangat Kemerdekaan hingga Doa untuk Keluarga Besar Kampus

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:10 WITA

Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Tanah Laut Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:27 WITA

DP3AP2KB Tanah Laut Gelar Jambore GenRe, Perkuat Peran PIK-R di Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:23 WITA

P3AP2KB Tanah Laut Libatkan Duta GenRe Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x