Hanya Karena Menunggak SPP, Bocah 10 Tahun di Medan Dipermalukan di Depan Kelas

- Penulis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris! Siswa yang di hukum hanya karena menunggak SPP.

Miris! Siswa yang di hukum hanya karena menunggak SPP.

Medan – Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Medan, Sumatera Utara, dihukum oleh oknum guru untuk duduk di lantai saat mengikuti pelajaran, menjadi viral di media sosial Instagram. Siswa berinisial MI, bocah 10 tahun tersebut, dihukum karena menunggak pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama tiga bulan.

Kejadian ini pertama kali terungkap setelah ibu MI, Kamelia (38), merekam dan membagikan video tersebut di akun media sosialnya, Rabu (8/1). Dalam video itu, terlihat MI duduk di lantai ruang kelas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di SD Swasta Abdi Sukma, Jalan STM, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Kamelia mengakui bahwa ia memang belum melunasi uang SPP untuk anaknya. Namun, ia menegaskan telah meminta dispensasi kepada pihak sekolah agar anaknya tetap bisa mengikuti ujian sebelum liburan Natal.

“Anak saya sempat ikut ujian karena kepala sekolah memberi dispensasi. Tapi, setelah libur panjang dan masuk kembali, uang SPP masih belum bisa saya lunasi karena kondisi ekonomi yang sulit,” ujar Kamelia saat ditemui di kediamannya di Jalan Brigjen Katamso, Gang Jarak, Medan.

Baca Juga:  Arif Rahman Hakim: Masih Ada Warga Tak Patuhi Prokes, Padahal Sudah Sering Di Imbau

Kamelia juga mengungkapkan bahwa dirinya sedang sakit saat pembagian rapor anaknya, sehingga tidak bisa hadir ke sekolah untuk mengambil rapor ataupun membahas tunggakan SPP.

Video yang diunggah Kamelia memicu kecaman dari netizen, yang menilai hukuman tersebut tidak pantas diberikan kepada siswa hanya karena alasan menunggak SPP. Banyak yang mempertanyakan kebijakan sekolah terhadap siswa dari keluarga kurang mampu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun, kasus ini menjadi perhatian publik dan memicu perdebatan mengenai sistem pendidikan serta perlakuan terhadap siswa yang mengalami kesulitan ekonomi.

Kamelia berharap pihak sekolah dapat lebih memahami situasi keluarganya.

“Saya tidak ingin anak saya diperlakukan seperti itu lagi. Saya berharap pihak sekolah bisa mencari solusi lain tanpa harus mempermalukan anak saya di depan teman-temannya,” ucap Kamelia.

Kasus ini mengingatkan pentingnya rasa empati dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Apakah hukuman seperti ini pantas diterapkan dalam lingkungan sekolah? Publik kini menunggu tindakan dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak sekolah.

Berita Terkait

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa
Wakil Ketua DPRD: Pengungkapan Sabu 1,9 Kg Bukti Keseriusan Polres Tanah Bumbu
Wakil Bupati Tanah Laut Tutup Islamic Expo 2026, UMKM dan Syiar Islam Jadi Sorotan
Bunda PAUD Tanah Laut Tekankan Penguatan Akhlak sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
Dosen Keperawatan Kritis FKIK ULM berdayakan kader PTM Desa Keramat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kardiovaskular
DPRD Tanah Bumbu Pastikan Pembangunan Jembatan Desa Jombang Berjalan Sesuai Rencana
Ibu Hamil Wajib Tahu, FKIK ULM Bagikan Tips Menjaga Kesehatan Janin hingga Perawatan Bayi
Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WITA

Wakil Ketua DPRD: Pengungkapan Sabu 1,9 Kg Bukti Keseriusan Polres Tanah Bumbu

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WITA

Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:19 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WITA

Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x