Pelitanusantara.net – Indonesia, sebuah negara yang kaya akan budaya dan keragaman, merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78 dengan semangat yang luar biasa. Dalam rangka memeriahkan peringatan penting ini, Fitria, seorang wanita muda yang juga merupakan Ketua Laskar Milenial Borneo di Kecamatan Kusan Hulu, mengambil inisiatif luar biasa dengan mengadakan “Fitria Cup 2023”, sebuah turnamen futsal putri yang diselenggarakan di desa Binawaran, Kusan Hulu. Turnamen ini bukan hanya sekedar ajang kompetisi olahraga, namun juga sebuah wujud nyata dari semangat kebersamaan, patriotisme, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembukaan turnamen ini diadakan pada senin malam, tanggal 21 Agustus 2023, dengan antusiasme yang membara. Fitria Cup 2023 mengambil peran penting dalam memeriahkan HUT RI ke-78, mengajak semua pihak untuk merayakan kemerdekaan dengan semangat olahraga dan persatuan. Turnamen ini berlangsung selama enam hari, dengan final yang spektakuler pada sabtu malam, tanggal 26 Agustus 2023.
Tidak hanya sekedar turnamen futsal, Fitria Cup 2023 juga menjadi panggung bagi kepala desa Binawaran, Noor Rahman, untuk turut serta dalam perayaan tersebut. Kehadiran beliau adalah bukti nyata dari dukungan dan perhatian yang diberikan kepada acara ini oleh pemerintah desa. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Risdianto Haleng, yang juga merupakan calon legislatif DPR RI tahun 2024. Hal ini menunjukkan komitmen beliau dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, serta memahami pentingnya mendukung inisiatif masyarakat untuk memajukan daerahnya.

Namun, Fitria bukan hanya seorang pemimpin muda dan penggiat olahraga semata. Ia juga memiliki komitmen dalam dunia politik. Fitria adalah seorang calon legislatif DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari dapil 4. Ia memahami bahwa perubahan yang diinginkan dalam masyarakat tidak hanya bisa terjadi melalui ajang olahraga, tetapi juga melalui proses kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan Fitria Cup 2023, Fitria tidak berjalan sendiri. Ia dibantu oleh Mansur, seorang donatur yang juga merupakan Ketua PAC Laskar Banua Borneo di Kecamatan Kusan Hulu. Mansur adalah sosok yang turut mendukung acara ini secara finansial, menunjukkan betapa pentingnya keterlibatan komunitas dalam mewujudkan acara yang bermanfaat bagi masyarakat. (Red)















