Angka Stunting Melonjak, Bupati Tanah Bumbu Tuntut Klarifikasi Hasil Survei

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2024 - 21:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar (Kanan)

Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar (Kanan)

BatulicinBupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar, mengungkapkan kekhawatirannya terkait peningkatan drastis angka stunting di Kabupaten Tanah Bumbu. Pada awalnya, Tanah Bumbu berada di posisi kedua dengan tingkat stunting terendah di Kalimantan Selatan, namun kini melonjak ke posisi ketujuh.

“Awalnya 16,1 persen, sekarang menjadi 25,1 persen,” ungkap Bupati Zairullah dalam konferensi pers di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (12/8/2023).

Bupati menjelaskan bahwa peningkatan tersebut didasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Namun, ia juga menekankan bahwa Kabupaten Tanah Bumbu memiliki data sendiri terkait angka stunting.

Berdasarkan data dari E-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat), jumlah balita di Tanah Bumbu mencapai lebih dari 27 ribu, dengan hanya 865 balita yang tercatat mengalami stunting. Data ini diperoleh dari pendataan langsung di lapangan oleh tenaga kesehatan setempat.

“Data E-PPBGM ini setiap bulan di laporkan dan penanganannya oleh petugas kesehatan kita,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, pihaknya di Kabupaten Tanah Bumbu terus berusaha untuk menurunkan angka stunting tersebut. Dan harapannya suatu saat nanti tidak ada lagi stunting di Bumi Bersujud.

Terkait munculnya angka stunting menjadi 25 persen dari hasil survei SKI tersebut, tentu saja membuat Bupati Zairullah Azhar terkejut dan mempertanyakan hasil survei tersebut.

“Data ini dilaporkan setiap bulan dan ditangani oleh petugas kesehatan kita.” tambahnya.

Bupati Zairullah menegaskan bahwa Kabupaten Tanah Bumbu terus berupaya menurunkan angka stunting, dengan harapan suatu hari nanti stunting tidak lagi menjadi masalah di Bumi Bersujud.

Baca Juga:  Mobil Tangki Tersangkut Kabel, Memicu Kebakaran Hebat di Batulicin

Terkait hasil survei SKI yang menunjukkan angka stunting sebesar 25 persen, Bupati mengaku terkejut dan mempertanyakan keabsahan survei tersebut.

Sebagai Bupati, Zairullah merasa keberatan dengan hasil SKI yang dilakukan pada tahun 2023, terutama karena survei tersebut menggunakan metode sampling.

“Kita sendiri punya data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena dilakukan setiap bulan oleh tenaga kesehatan, bukan satu tahun sekali diambil datanya,” tegasnya.

Bupati berharap ada perbaikan dalam data stunting ini, dan mengajak pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten untuk duduk bersama membahas persoalan ini.

“Mari kita duduk bersama. Persoalan data ini bukan hanya data saja. Tapi ini berkaitan pula dengan hasil pekerjaan yang kita lakukan. Prestise dan emosional masyarakat. Karena banyak yang bekerja dengan sungguh-sungguh penanganan stunting ini, baik itu Dinas DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kader Posyandu, PKK, Camat, Pak Kades, RT dan lainnya,” ujarnya.

Bupati juga mengajak untuk melakukan survei ulang guna memperbaiki dan membenahi data, sehingga masyarakat bisa memahami dan mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Bupati Zairullah didampingi oleh Sekda Tanbu DR H Ambo Sakka, Kepala Dinas Kesehatan Tanbu dr Muhammad Yandi Noorjaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanbu Erli Yuli Susanti, dan Kepala Dinas Kominfosp Tanbu Al Husain Mardani.

Berita Terkait

Puslitbang Polri Teliti Penanganan Demonstrasi di Tanah Bumbu, Tekankan Pendekatan Humanis
Dinas Kominfo SP Tanah Bumbu Targetkan Seluruh Desa Bebas Blankspot
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026
Pemkab Tanah Bumbu Matangkan Persiapan Pemberangkatan Haji 2026, Prioritaskan Pelayanan Lansia
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Konsumsi Pangan Lokal Lewat Sosialisasi Menu B2SA di Batulicin
Dorong Ekonomi Daerah, Jembatan Kotabaru–Tanah Bumbu Terus Dipercepat
Bupati Tanah Bumbu Meluncurkan Gerakan Aksi Pilah Sampah dan Program Ramah Lingkungan saat Peringatan Hari Jadi ke-23
Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pagatan, Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Bumbu

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:57 WITA

UNUKASE Buka Akses Global bagi Mahasiswa dan Dosen Melalui Kerja Sama dengan INTI Malaysia

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Alumni Berpeluang Meraih Beasiswa S2 di Uzbekistan, UNUKASE Terima Delegasi IBISRC

Rabu, 22 April 2026 - 20:05 WITA

MUI Kalsel Gandeng Akademisi, Tokoh UNUKASE Masuk Dalam Kepengurusan Baru

Sabtu, 18 April 2026 - 22:43 WITA

Reuni Akbar Universitas PGRI Kalimantan, Nostalgia Serta Kebersamaan

Jumat, 3 April 2026 - 11:22 WITA

Pengukuhan Guru Besar di UNISKA MAB Banjarmasin, Rektor UNUKASE Hadiri Acara

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:29 WITA

HIMATANSI Menggelar Bhakti Sosial dan Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan Raudhatul Yatama

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:14 WITA

Resmi Dilantik, Khairun Noor Tekankan Jabatan sebagai Amanah di Kemenag Tanah Bumbu

Senin, 16 Maret 2026 - 19:34 WITA

Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel Laksanakan Kembali Rakerda 2026

Berita Terbaru

HWPL menyelenggarakan “DPE–HWPL Peace Education Teacher Graduation Ceremony” di Maseru lesotho pada (13/03/2026).

Internasional

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

Internasional

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x