Panglima Laskar Banua Borneo Beri Tanggapan Terkait Sosok Edy Mulyadi Penghina Kalimantan

- Penulis

Senin, 24 Januari 2022 - 12:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Baru-baru ini ramai di media sosial beredar video terkait perkataan kontroversial Edy Mulyadi. Sosoknya sendiri mendadak viral karena ulah rasis nya yang secara terang-terangan menghina orang Kalimantan.

Edy Mulyadi tak sendiri, di dalam video tersebut terdapat beberapa orang yang diduga merupakan eks kader sebuah partai. Mereka tampak tertawa mendengarkan pernyataan yang terlontar dari mulut Edy Mulyadi.

Bahkan, salah satu di antaranya juga turut mengungkapkan hanya monyet yang mau pindah dan bangun rumah di Kalimantan.

Atas beredarnya berita tersebut, H. Risdianto Haleng HB yang juga merupakan Panglima Laskar Banua Borneo angkat bicara.

Dirinya menilai, video Edy Mulyadi yang menyebutkan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru sebagai tempat jin buang anak, genderuwo, kuntilanak, dan monyet, merupakaan tindakan yang diduga mengarah ke penghinaan terhadap masyarakat Kalimantan.

Baca Juga:  H. Risdianto Haleng Buktikan Komitmennya melalui Pengobatan Gratis di Tanah Laut

“Terlepas apakah memang Edy ini berbicara atas dasar pribadi atau ada kepentingan lain, saya pribadi yang lahir dan besar di Kalimantan merasa ini sangat tidak pantas di lontarkan di forum publik, mengingat beliau adalah sosok yang berpendidikan, sehingga dengan adanya berita seperti ini, tentu akan menimbulkan kebencian dan perpecahan antar golongan,” ungkap Risdianto saat dihubungi awak media disela kesibukannya yang saat ini berada di Jakarta untuk urusan bisnis, Senin (24/01) siang.

Atas tindakannya tersebut, Risdianto juga menambahkan, Edy bisa saja dilaporkan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. (Red)

 

Berita Terkait

PCNU Barito Kuala Buka Peringatan Hari Santri Nasional 2026
GP Ansor dan Banser Batola Siap Bersinergi Dalam Peringati Hari Santri Nasional
Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel
Pembukaan HSN 2026 se-Kalsel, PCNU Kabupaten Banjar Tegaskan Peran Santri dalam Perjuangan Bangsa
Bupati Cup Tanah Laut 2026 Dimulai, Rahmat Trianto Dorong Pembinaan Atlet Muda Tanah Laut
96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut
54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar
Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:20 WITA

96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Mengedukasi Pelajar Tentang Narkoba Sampai Perundungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Mengatur Langsung Lalu Lintas di Depan Sekolah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Tinjau Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WITA

GOW Tanah Laut Libatkan Perempuan Kelola Sampah Serta Jaga Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Dinsos Tanah Laut Berkaloborasi Dengan SKPD Untuk Pasok Air Bersih

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Ikon Baru Tanah Laut! Tugu 0 Kilometer Pelaihari Diresmikan, Satu-Satunya di Kalsel yang Bisa Berputar

Selasa, 29 September 2026 - 06:30 WITA

Semangat Baru Pemuda Kalsel Menyala di Pantai Takisung: Ajang KKBW ke-37 Resmi Dibuka

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x