Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Monev Majelis Ulama Indonesia Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman

Monev Majelis Ulama Indonesia Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman

Banjarmasin — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan program kerja MUI Provinsi Kalimantan Selatan selama dua tahun terakhir.

Kegiatan Monev berlangsung selama dua hari, 17–18 September 2026, sebagai bagian dari upaya mengukur capaian program sekaligus memberikan penguatan dan pembinaan terhadap kinerja organisasi MUI Kalsel.

Tim Monev MUI Pusat berjumlah tiga orang, yaitu Dr. H. Rahmat Hidayat, SE., MT., Hj. Emamatul Qudsyiah, S.Ag., serta Dr. H. Yayat Sujakna.

Perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ruzna Khaizairin, SKM., MM, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kalsel, Ketua Umum MUI Kalsel KH. Ahmad Syairaji, SM, Sekretaris Umum Dr. H. Nasrullah AR, S.Pd.I., SH., MH, jajaran Dewan Pimpinan, para Ketua dan Sekretaris Bidang, Ketua Komisi, Direktur LPPOM MUI Kalsel, Ketua PINBAS MUI Kalsel, tokoh agama, serta undangan lainnya turut menghadiri kegiatan.

Tim Monev MUI Pusat, Dr. H. Rahmat Hidayat, mengatakan kegiatan ini penting untuk mengetahui sejauh mana program kerja yang telah terencana dapat terealisasikan.

“Tentu MUI Kalsel itu punya program, nah sejauh mana capaian yang sudah dijalankan. Kalau tercapai Alhamdulillah, atau ada yang belum tercapai di mana masalahnya dan apa yang perlu ada perbaikan,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, pelaksanaan Monev kali ini memiliki tantangan yang berbeda dengan sebelumnya. Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah digitalisasi organisasi, yang dinilai semakin penting dalam meningkatkan efektivitas tata kelola dan menghadapi tantangan organisasi ke depan.

Ia menjelaskan, Monev idealnya dilaksanakan setiap tahun. Namun, dengan mempertimbangkan kebutuhan biaya yang cukup besar, pelaksanaannya dilakukan setiap dua tahun sekali tanpa mengurangi substansi evaluasi.

Berdasarkan hasil Monev sebelumnya, kinerja MUI Kalsel secara umum dinilai sangat baik dengan capaian nilai rata-rata di atas 80.

Baca Juga:  Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi "Baik Sekali" dari LAMDIK

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kalsel KH. Ahmad Syairaji, SM, menyambut baik kedatangan Tim Monev MUI Pusat. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan, bimbingan, sekaligus evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja MUI Kalsel.

“Kita bersyukur kedatangan tamu dari MUI Pusat bersilaturahmi. Kita mengharapkan bimbingan dan juga pengawasan dan insya Allah MUI Kalsel tambah baik, yang kurang diperbaiki apalagi tantangan sekarang yang luar biasa,” katanya.

KH. Ahmad Syairaji juga mengungkapkan bahwa dirinya baru sekitar enam bulan menjalankan amanah sebagai Ketua Umum MUI Kalsel. Karena itu, Monev tersebut menjadi momentum penting untuk belajar, mendapatkan masukan, serta mengetahui berbagai hal yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan.

“Monev ini menjadi momentum bagi kami untuk belajar dan mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki, sehingga ke depan MUI Kalsel dapat menjalankan program dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ruzna Khaizairin, SKM., MM, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung pelaksanaan Monev MUI Kalsel.

“Kami dari Pemprov Kalsel selalu mendukung kegiatan MUI, termasuk Monitoring dan Evaluasi ini. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan MUI terus diperkuat dalam memberikan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan Monev diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan evaluasi administratif, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas program, memperbaiki kekurangan, serta merumuskan langkah strategis MUI Kalsel dalam menghadapi tantangan organisasi dan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Dengan adanya Monev ini, MUI Kalsel diharapkan semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memperkuat peran strategisnya dalam membina umat serta memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Berita Terkait

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas
Warga RT 64 Teluk Dalam Terima Bantuan Air Bersih dan Tandon dari PT Air Minum Bandarmasih
FKP Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pemuda dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan
Prof KH Asep Saifuddin Halim Lantik Pengurus JKSN Kalimantan Selatan, Syahruddin Resmi Menjabat Ketua
Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara
Dosen Keperawatan ULM Latih Orang Tua Pasien Leukemia Anak Terapkan Bubble Therapy di RSUD Ulin, Apa Itu?

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 01:37 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026, Gratis!

Minggu, 13 September 2026 - 13:29 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM dan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing

Minggu, 13 September 2026 - 13:21 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla

Minggu, 13 September 2026 - 13:16 WITA

Bupati Tanah Bumbu Dorong BLUD Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Minggu, 13 September 2026 - 13:11 WITA

Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove Peringati HUT ke-81 TNI

Minggu, 13 September 2026 - 13:05 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro

Rabu, 9 September 2026 - 00:13 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dukung Perjuangan Luna dan Reyhan di Lomba Pantomim Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WITA

PKP Angkatan IV Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Berintegritas dan Responsif dalam Pelayanan Publik

Berita Terbaru

MUI Kalimantan Selatan, Bidang Kerukunan Umat Beragama menyelenggarakan diskusi bertema “Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas”

Banjarmasin

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:09 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x