Keunikan Peringatan Isra Miraj di Kalimantan Timur: Dihiasi Doa Haul Guru Sekumpul

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Isra Miraj Disamarinda dihadiri oleh jamaah muslim di bulan rajab.

Peringatan Isra Miraj Disamarinda dihadiri oleh jamaah muslim di bulan rajab.

Samarinda – Peringatan Isra Miraj di Kalimantan Timur memiliki nuansa yang khas dan berbeda dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Di wilayah ini, peringatan tersebut sering digelar bersamaan dengan doa haul Guru Sekumpul, yang menjadi salah satu tradisi keagamaan yang sangat dihormati oleh masyarakat setempat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur, KH. Muhammad Rasyid, menjelaskan bahwa tradisi ini menjadi daya tarik luar biasa bagi umat Islam di daerah tersebut.

“Peringatan Isra Miraj di Kalimantan Timur tidak hanya dirayakan secara tradisional, tetapi juga dirangkai dengan doa haul Guru Sekumpul. Ini menjadi sesuatu yang sangat khas di sini, bahkan saya sulit menemukan ulama lain di Indonesia yang haulnya diperingati begitu semarak seperti Guru Sekumpul,” ujarnya, Senin (27/1).

Pada tahun 2025 ini, haul Guru Sekumpul memasuki tahun ke-20. Setiap tahunnya, lebih dari 4 juta umat Muslim dari berbagai daerah memadati acara tersebut, yang menunjukkan betapa besarnya penghormatan masyarakat terhadap ulama besar asal Kalimantan Selatan ini.

KH. Muhammad Rasyid juga menambahkan bahwa pelaksanaan peringatan Isra Miraj dan haul Guru Sekumpul berlangsung dengan lancar, tanpa kendala berarti.

“Di Samarinda, jika dikatakan ada kendala, tidak ada sama sekali. Semuanya berjalan dengan baik,” tegasnya.

Lebih dari sekadar perayaan, KH. Muhammad Rasyid berharap agar momen Isra Miraj dapat menjadi kesempatan bagi umat untuk menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Antusias Ikuti Retreat Kepala Daerah di Magelang

“Pesan kita, Isra Miraj bukan hanya dirayakan, tetapi juga menjadi momen untuk menerapkan ilmu yang didapat, terutama nilai-nilai keislaman dalam kehidupan kita,” tuturnya.

Guru Sekumpul, yang dikenal juga dengan nama Abah Guru Sekumpul, lahir dengan nama Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari pada 11 Februari 1942 di Tunggul Irang, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Beliau merupakan keturunan ke-8 dari ulama besar Banjar, Maulana Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al Banjari. Sejak kecil, Abah Guru Sekumpul dibesarkan dalam lingkungan yang sangat menjunjung tinggi pendidikan tauhid dan akhlak. Ayah dan neneknya menanamkan disiplin serta kecintaan terhadap ilmu agama.

Selain didikan keluarga, Abah Guru Sekumpul juga mendapatkan pendidikan langsung dari pamannya, Syekh Seman Mulia, yang memperkenalkannya kepada tokoh-tokoh Islam terkemuka di Kalimantan Selatan dan Jawa, termasuk al-Alim al-Allamah Syaikh Anang Sya’rani, seorang ahli hadis dan tafsir.

Abah Guru Sekumpul dikenal sebagai sosok yang rendah hati, penyabar, pemurah, dan penuh kasih sayang terhadap semua orang, kualitas yang mencerminkan ajaran yang ia sampaikan sepanjang hidupnya. Hingga kini, ajaran dan pengaruhnya masih terus hidup di kalangan masyarakat, terutama di Kalimantan.

Berita Terkait

Haji Isam, Tegas di Bisnis Hangat Bersama Keluarga
Buka Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an Perkuat Silaturahmi Antar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Se-Kabupaten Banjar
Retreat Kepala Daerah : Bang Arul dan Wamentan Menyusuri Sejarah Islam di Gunung Tidar
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Antusias Ikuti Retreat Kepala Daerah di Magelang
Kenakan Seragam Militer, H. Bahsanuddin Hadiri Retreat Wakil Kepala Daerah
Prabowo Luncurkan BPI Danantara, Begini Tanggapan H. Risdianto Haleng
Kisah Menakjubkan: Guru Bakri Saksikan Karomah Abah Guru Sekumpul di Dua Tempat Sekaligus
Cara Mengumpulkan Pahala yang Tak Pernah Terputus: Sedekah Jariyah

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:15 WITA

DWP Tanah Bumbu Sosialisakan Cegah Anak Kecanduan Smartphone

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:17 WITA

Peringatan HUT Tala ke-60, Bupati Rahmat Trianto Imbau Masyarakat dan Perusahaan Ucapkan Hari Jadi Tala dengan Bunga Hidup, Bukan Karangan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:38 WITA

Desa Sarimulya Meraih Predikat Terbaik dalam Adipura Lokal Tanah Bumbu 2025

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:04 WITA

STIKES Intan Martapura Gelar Pelatihan BTCLS bagi Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:56 WITA

Pererat Hubungan, UNUKASE Hadiri Buka Puasa Bersama Polda Kalsel

Senin, 10 Maret 2025 - 12:08 WITA

Pemkab Tanbu Alokasikan Rp64 Miliar Dukung Program MBG

Sabtu, 25 Januari 2025 - 04:10 WITA

Ahmad Muzani: IKN Akan Jadi Ibu Kota Politik pada 2028

Senin, 20 Januari 2025 - 10:45 WITA

Seminar Proposal UNUKASE: Merupakan Puncak dari Proses Akademik

Berita Terbaru

HWPL menyelenggarakan “DPE–HWPL Peace Education Teacher Graduation Ceremony” di Maseru lesotho pada (13/03/2026).

Internasional

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

Internasional

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x