Bak ‘Neraka’ Los Angeles: 10 Tewas, Ribuan Rumah Hancur

- Penulis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 11:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keadaan terkini Los Angeles yang sedang dilalap api, Sabtu (11/1).

Keadaan terkini Los Angeles yang sedang dilalap api, Sabtu (11/1).

Tanah Bumbu – Setelah berhari-hari berjuang melawan api yang menghanguskan wilayah kota, petugas pemadam kebakaran akhirnya mulai mendapatkan kendali atas dua kebakaran besar yang melanda Los Angeles, Jumat (10/1). Angin kencang yang memperburuk penyebaran api sejak Selasa mulai mereda, memberikan sedikit kelegaan kepada tim pemadam kebakaran.

Enam kebakaran besar yang terjadi secara bersamaan telah mengakibatkan kerusakan parah, merenggut nyawa setidaknya 10 orang, dan menghancurkan hampir 10.000 bangunan. Angka ini diperkirakan terus meningkat. Kebakaran Palisades di barat kota dan Kebakaran Eaton di kaki bukit sebelah timur kota dilaporkan semakin terkendali, meski luas area yang terbakar masih sangat besar, mencapai lebih dari 13.700 hektare atau 137 km².

“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mengendalikan situasi ini, dan ada kemajuan yang sangat berarti,” ujar Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, dalam konferensi pers.

Namun, pihak berwenang juga mengingatkan bahwa angin kencang yang diperkirakan akan kembali pada awal pekan depan dapat memperburuk situasi.

Penduduk yang kembali ke lingkungan yang telah dilanda kebakaran, seperti di Pacific Palisades, terkejut dengan kehancuran yang ada, dengan puing-puing rumah yang hancur dan asap beracun yang masih memenuhi udara. Salah satu warga, Kelly Foster, mengatakan dia tidak bisa menggambarkan kehancuran yang dia temui setelah kebakaran menghanguskan rumahnya.

Baca Juga:  Laporta: Griezmann Bukan Pemain yang Dibutuhkan Barcelona

Pihak berwenang telah memberlakukan jam malam di daerah-daerah yang terkena dampak, seperti Kebakaran Palisades dan Eaton, untuk mencegah penjarahan. Anggota Garda Nasional California juga dikerahkan untuk membantu pemadam kebakaran dan kepolisian.

Kerugian besar akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai hingga US$150 miliar (sekitar Rp2.430 triliun), memberikan beban berat pada perusahaan asuransi yang menghadapi klaim yang dapat mencapai miliaran dolar. Komisioner Asuransi California, Ricardo Lara, menyerukan kepada perusahaan asuransi untuk menangguhkan pembatalan polis dan memperpanjang tenggat pembayaran bagi pemilik rumah.

Presiden Joe Biden telah menyatakan kebakaran ini sebagai bencana besar dan berjanji untuk menyediakan dana pemulihan penuh selama enam bulan ke depan. Dalam percakapan dengan Wali Kota Bass dan Gubernur California Gavin Newsom, Biden menegaskan komitmennya untuk membantu memadamkan api dan memulihkan wilayah yang terdampak.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara api terus mengancam rumah dan landmark terkenal di kota. Kepolisian Los Angeles juga sedang memeriksa seorang tersangka terkait kebakaran yang terjadi di dekat Calabasas, meski belum ada penangkapan yang dilakukan.

Berita Terkait

Dari War Memorial hingga Istana Gyeongbokgung, Pemuda Dunia Menemukan “Nilai Perdamaian” di Seoul
Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM
HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho
Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja
HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian
Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW
Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan
Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:59 WITA

Muscablub Gerakan Pramuka Barito Kuala Momentum Untuk Penataan Organasasi

Jumat, 28 November 2025 - 17:46 WITA

In House Training Mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan ULM Dorong Pembelajaran Berkelanjutan di Sekolah Berbasis Lahan Basah

Senin, 1 September 2025 - 20:38 WITA

Mendorong Desa Modern, UNUKASE Gelar Seminar di Kecamatan Tabukan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x