40 Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Selatan Berkunjung ke PT Bandangan Tirta Agung

- Penulis

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Laut – Kunjungan 40 Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi semester 1, 5, dan 7 ke PT Bandangan Tirta Agung, di Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Yang dilaksanakan pada hari Selasa, 09 Januari 2024. Dipimpin langsung oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus PLT Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Bapak Muhammad Yusuf S.E., M.M, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bapak Nova Abriano S.E., M.M. serta Bapak Nazaruddin MM.

PT Bandangan Tirta Agung, dengan produk air minum mineral yg sering disapa Proe/Prof ini didirikan pada tahun 1991 di Kabupaten Banjar. Air minum mineral ini memiliki beberapa pabrik produksi dikalimantan selatan diantaranya Bati bati kabupaten Tanah laut.

Dengan mempunyai empat jenis kemasan AMDK yang diproduksi, yaitu kemasan cup 220 ml, botol 600 ml, botol 1500 ml dan botol galon 19 l. Dengan beberapa merek yakni Proe, Galuh, dan segera launching dengan merek Bungas, tentu saja tidak asing lagi bagi Kalimantan Selatan sendiri, dengan mekanisme pemasaran yang baik menjadikan produk air minum mineral ini sangat banyak diminati oleh masyarakat terlebih lagi di Kalimantan Selatan.

“Merek Galuh dan Bungas ini diambil dari bahasa Kalimantan Selatan lebih tepatnya Banjar, karna memang ini produk lokal jadi kami mengambil kata Galuh dan Bungas sebagai merek” katanya menjelaskan.

Kunjungan ini dilaksanakan di indoor dan outdoor. Pada mulanya Mahasiswa dijelaskan tentang sejarah pendirian, proses produksi, pemasaran, hingga kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR). Dilanjutkan mengunjungi pabrik produksi, produksi dilakukan secara automatis menggunakan robotik dan juga secara manual.

Baca Juga:  BLK Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Berbabis Kompetensi

“Adapun kemasan yang tidak sesuai(cupnya miring, botolnya penyok)itu tidak akan dimasukkan kedalam rak penjualan, dan dikesampingkan yang mana nantinya akan diberikan ke karyawan atau diminum sendiri” imbuh bang hari.

Para mahasiwa mendapat kesempatan untuk melihat secara dekat proses produksi air minum mineral proe ini. Bukan hanya itu, dua orang mahasiswa terpilih pun mendapat kesempatan untuk masuk ke ruangan produksi dan melihat secara langsung proses produksi tersebut.

Saat melihat-lihat proses produksi tidak jarang mahasiswa bertanya mengenai proses-proses produksi, ketenagakerjaan, bahkan mahasiswa diberi Preform yakni bahan setengah jadi dari produk gallon yang berbentuk seperti tabung yang mana Preform itu akan menjadi botol air mineral dan gallon yang akan digunakan nantinya.

Saat sesi diskusi yang dilaksanakan di indoor, Mahasiswa sangat antusias dan kritis untuk bertanya lebih lanjut mengenai proses produksi, kendala-kendala saat proses produksi, ketenagakerjaan, pengaruh perubahan iklim dan kapur yang tinggi, sedikitnya tenaga kerja perempuan, mekanisme pemasaran dan informasi terkait magang dan penelitian skripsi.

“Menurut pendapat saya kunjungan ke PT. Bandangan Tirta Agung sangat mengesankan dan menambah pengalaman serta pengetahuan, yang dimana saya bisa secara langsung berinteraksi juga memantau pembuatan air dalam kemasan tersebut” Mahasiswa Unukalsel.

M Yusuf.SE,MM

Berita Terkait

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka
Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan
Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi
PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying
LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI
Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman
Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WITA

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka

Selasa, 15 September 2026 - 08:58 WITA

Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WITA

Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x