Pelitanusantara.net – Baru-baru ini, jaWAra Internet Sehat dan Duta Baca berkolaborasi dengan Program Studi Desain Komunikasi Visual SMK Negeri 1 Simpang Empat Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan Roadshow Remaja Cerdas Cakap Digital yang digelar di Laboraturium (DKV) Desain Komunikasi Visual, SMKN 1 Simpang Empat.
Dengan dihadiri peserta sebanyak 70 siswa, acara secara resmi dibuka oleh Kepala SMK Negeri 1 Simpang Empat, Amran Ali yang diwakili oleh Wakasek Bidang Kurikulum, Muhammad Yusuf.
“Remaja adalah individu yang memiliki rasa penasaran yang tinggi, terhadap tren dan terkadang mengikuti tren tersebut tanpa mengetahui jelas arti dari tren tersebut. Sehingga remaja harus memiliki kecapakan digital agar cerdas di media sosial,” ujar Wakasek dalam sambutannya.
Ia melanjutkan, bahwa generasi remaja sebagai agen perubahan berperan penting dalam mengedukasi teman sebayanya untuk menggunakan internet secara aman dan positif.
“Ini juga berkaitan pada Program Studi Desain Komunikasi Visual, yang memang keahliannya di dunia digital, agar dapat mengkampanyekan Internet Sehat melalui konten kreatif yang positif. Semakin banyak konten positif maka Netizen kita makin cerdas dan cakap,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatannya, meliputi Keynote Speech dan Talkshow. Narasumber Talkshow oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, yakni Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender & Perlindungan Perempuan dan Anak (PUG & PPA), Nurliana.
Nurliana sendiri mengusung pembahasan dengan tema “Remaja Hindari Pornografi dan Hindari Eksploitasi Seksual Online”.
Kemudian, narasumber lainnya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yakni Penyuluh Perpustakaani, Kahar yang mengusung pembahasan tentang “Pentingnya meningkatkan Motivasi dan Budaya Baca dalam Ranah Digital”.
Narasumber Duta Baca Tanah Bumbu, Ilham Bahari S.IP. membahas “Mengembangkan Potensi Minat Bakat Remaja & Personal Branding di Media Sosial”.
Focus Group Discussion untuk membahas dan mencari solusi terhadap isu-isu Permasalahan remaja di Tanah Bumbu, yaitu meliputi pembahasan Hoaks, Pelanggaran Privasi Digital, Cyberbullying, Ujaran Kebencian, Pornografi, Netiket (Etika Digital), Kecanduan Game Online, Online Shop, Personal Branding, FOMO (Fear Out Missing Out), hingga Plagiarisme.
Kemudian dilanjutkan pemaparan hasil diskusi tiap kelompok yang telah dituangkan sekreatif mereka. Selanjutnya, acara ditutup dengan penyerahan hadiah bagi kelompok peserta teraktif dan foto bersama.

Ditemui awak media, Minggu (9/10/22), Azmi Irfala selaku jaWAra Internet Sehat dan Duta Baca Tanah Bumbu yang juga merupakan koordinator acara mengungkapkan, dirinya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pelajar yang punya rasa ingin tahu serta antusias luar biasa.
“Kegiatan ini sebagai salah satu langkah, untuk mengedukasi remaja sebagai agen perubahan dan penerus bangsa di tengah zaman, agar membentuk generasi cerdas dalam memilah informasi dan makin cakap dalam menggunakan gawai,” ungkapnya.
Selain itu, dirinya juga menambahkan, juga jurusan desain komunikasi visual harus rutin membuat konten positif agar teman sebayanya menggunakan internet sehat dan aman. (Rel/NF)















