Wabup Tanbu HM. Rusli Gunting Pita Rumah Tahfidz Arju Safa’ah Mantewe

- Penulis

Sabtu, 10 Juli 2021 - 03:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Wakil Bupati Tanah Bumbu Muh. Rusli meresmikan pondok pesantren (Ponpes) Rumah Tahfidz Arju Safa’ah terletak di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, yang ditandai dengan pemotongan pita.

Menurut Rusli, peresmian ini sangat penting dan strategis dalam rangka upaya menumbuh kembangkan minat baca Al-Quran di kalangan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyambut baik, dan sangat mengapresiasi diresmikannya Pondok Pesantren Rumah Tahfidz Arju Safa’ah ini,” kata Muh. Rusli usai peresmian, Rabu (07/07/2021).

Ia menilai, dengan ketersedian ponpes Rumah Tahfidz yang bertempat di Desa Mantewe ini, diharapkan mampu menjadi penggerak, pembinaan dan pengembangan bagi Generasi Muda Islam di daerah Bumi Bersujud.

“Harapannya ya, mereka disini bisa untuk mendalami kalam-kalam Ilahi,” tuturnya.

Sehingga nantinya kata Rusli, akan muncul ahli Quran dan para penghapal Al-Quran yang akan memakmurkan Agama Islam.

“Terutama dalam mewujudkan Bumi Bersujud sebagai Serambi Madinah,” ucapnya.

Sementara itu, pendiri ponpes rumah tahfidz Quran, Habib Ustman Allydrus mengutarakan pembangunan rumah untuk menghafal Al-Quran, merupakan sebuah nazar ketika ia sedang sakit.

“Padahal menurut dokternya itu mustahil, ngga bakal hidup lagi, ketika bernazar begitu diberikan kesembuhan, makanya hingga saat ini terus Istiqomah menjadi penghafal Alquran,” katanya.

Baca Juga:  Dinsos Tanbu Fasilitasi Orang Terlantar Kembali ke Kampung Halaman

Ia memaparkan, potensi penghafal Quran di daerah tersebut sangatlah minim, namun dirinya terus berupaya memotivasi, dan membimbing.

“Ibaratnya kita harus berusaha mati-matian. Makanya setiap anak-anak itu, kalau kita menjaganya atau menerima setoran itu bahkan satu anak itu mencapai satu jam, karena setorannya itu tidak hanya hafalan saja, tapi dibimbing dengan cara sistem diacak,” bebernya.

Dengan begitu, seperti ketika mengikuti musabaqah, maka nantinya akan lebih mudah untuk mengetahuinya.

“Karena kebanyakan, rumah tahfidz di Tanbu ini yang orangnya ratusan atau ribuan tapi tidak berentetan saat ikut MTQ, karena mereka cuman diajari secara berurutan saja, tapi ketika diacak dia tidak bisa,” jelasnya.

Menurutnya, istimewanya di rumah hafal Quran ini, meskipun tidak banyak tapi mereka bisa fokus.

“Karena juga mengajarinya sampai larut malam, karena satu orang kan satu jam, kalau berapa orang berapa aja kalau dihitung waktunya,” ujarnya.

Ia berharap, kedepannya agar anak yang belajar di ponpes rumah hafal Quran ini bisa lebih semangat dan orang tuanya bisa lebih mendukungnya.

“Al quran tidak hanya untuk dihafal, tapi diusahakan untuk diamalkan,” kata pendiri ponpes yang saat ini memiliki jumlah santri 15 anak ini. (**)

Berita Terkait

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka
Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan
Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi
PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying
LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI
Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman
Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WITA

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka

Selasa, 15 September 2026 - 08:58 WITA

Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WITA

Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x