Martapura – Pengabdian kepada masyarakat ini diberikan kepada kader keluarga dalam upaya pemberdayaan kader keluarga Siaga Banjir dalam membantu menurunkan Ansietas dampak banjir pesisir sungai di kecamatan Astambul.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan kader siaga banjir bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dengan pihak terkait dalam menangani masalah psikologis kecemasan pada penduduk rawan banjir di wilayah Kecamatan Astambul.
Tim Pengabdian Masyarakat dari Kampus Stikes Intan Martapura dalam hal ini ada Ibu Insana Maria, BSN., M.Kep, Ibu Filia Sofiani Ikasari, S.Kep., Ns., M.Kep, bersama mahasiswa dari program studi sarjana keperawatan semester V, melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan metode Lokakarya, materi pertama yaitu Pemberdayaan Keluarga Siaga Menghadapi Bencana Banjir, sebagai Narasumber Bapak Ns. Taufik Hidayat, M.Kep., Sp.Kom Dosen Stikes Intan Martapura. Selanjutnya narasumber kedua, Ibu Faraddilla Iedliany, M.Psi.Psikolog Dosen dari Universitas Borneo Lestari menyampaikan materi tentang Pencegahan Ansietas pada Keluarga Beresiko Banjir.

“Kader keluarga sangat antusias dan berharap kegiatan ini berhasil sehingga ketika banjir datang masyarakat secara luar terhindar dari tekanan psikologis berupa ansietas karena telah diberikan teknik dalam upaya menurunkan ansietas” jelas Ibu Insana Maria, BSN.,M.Kep selaku ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Kamis (9/10/2024).
Lebih lanjut Narasumber menjelaskan tantangan banjir di Kecamatan Astambul bukan hanya menjadi urusan pemerintah atau pihak akademisi, ini merupakan tanggungjawab bersama sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Dengan langkah-langkah konkret baik secara fisik dan psikologis diharapkan kecamatan Astambul dapat menciptakan lingkungan aman dan tangguh menghadapi banjir.
“Kader sangat memerlukan pemahaman tentang menurunkan ansietas ketika terjadi banjir dengan kegiatan pada hari ini. Alhamdullilah kader mendapatkan pengetahuan melalui penyuluhan dan pelatihan terimakasih kepada Dosen Stikes Intan Martapura” Ujar Koordinator kader dari Puskesmas Astambul Bapak Muhammad Kasfi.
Peningkatan Kemandirian Masyarakat Tentang Penanganan Kecemasan Pasca Banjir. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah keluarga yang ada di Kabupaten Banjar yang pernah terdampak banjir. Adapun permasalahan prioritas yang akan ditangani adalah kecemasan akibat banjir yang dirasakan oleh keluarga terdampak banjir di Kabupaten Banjar.
Sebab, banjir dapat menyebabkan berbagai dampak kesehatan, termasuk dampak fisik, infeksi, dampak terhadap pemukiman keluarga secara langsung atau jangka pendek. Banjir juga dapat menyebabkan berkurangnya akses terhadap layanan medis dan kesehatan mental, serta gangguan pada kesehatan mental.
“Luar biasa kegiatan hari ini kami selaku Kader benar-benar puas dengan kegiatan hari ini narasumber menyampaikan dengan jelas dan sangat menarik sehingga kami tadi banyak yang bertanya” kesan salah satu kader Ibu Ramlah.
Menerapkan dan mengembangkan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dapat mengarah pada peningkatan kesadaran dan pengetahuan serta efikasi diri keluarga yang dapat membuat keluarga mengadopsi perilaku pencegahan terkait kecemasan yang dirasakan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Adapun penyelesaian kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah selama 6 bulan, yang terdiri dari kegiatan pertemuan dan persamaan persepsi tim pengabdi masyarakat Stikes Intan Martapura dengan mitra puskesmas Astambul pemegang program pemberdayaan keluarga dan penanganan gangguan kesehatan mental komunitas akan berpartisipasi bersama-sama dengan kader keluarga dan tim abdimas Stikes Intan Martapura dalam koordinasi dengan masyarakat pesisir sungai di Kecamatan Astambul.
Pemberdayaan kader keluarga dengan seminar dan lokakarya tentang penanganan ansietas dan dampaknya terhadap kesehatan akibat banjir; Pendampingan kader keluarga dengan melakukan konseling, penyuluhan kesehatan, dan hipnoterapi di daerah Kecamatan Astambul. Kegiatan montoring dan evaluasi kegiatan tim pengabdi masyarakat dan kader keluarga, dan publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat.















