Sinergi Bank Indonesia dan TPID Provinsi Kalimantan Selatan dalam Mengendalikan Inflasi Pangan

- Penulis

Selasa, 13 September 2022 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Banjarmasin, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan Selatan pada 10 September 2022 di Tanjung, Kabupaten Tabalong.

GNPIP merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Nasional 2022 untuk memperkuat sinergi dalam upaya untuk mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi pangan dari sisi suplai.

Dalam jangka pendek, implementasi GNPIP akan difokuskan pada kegiatan pasar murah yang didukung ketersediaan dana dari APBD untuk menjaga daya beli masyarakat pasca pengalihan subsidi BBM.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam jangka menengah dan panjang antara lain peningkatan produktivitas pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan, perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan memanfaatkan digitalisasi dan subsidi transportasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bupati Tabalong, Wakil Bupati Tabalong, Anggota TPID, serta stakeholders lainnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah mengatakan, momentum pemulihan ekonomi Kalimantan Selatan perlu terus dioptimalkan melalui berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui menjaga kestabilan harga bahan pangan pokok.

Hal ini karena bahan pangan pokok memiliki bobot yang cukup besar dari komposisi pengeluaran masyarakat, sehingga pengendalian inflasi akan memberikan dampak sosial yang besar untuk kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi perlu
terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan. Selain itu, perlu didorong penguatan komunikasi kebijakan untuk membangun awareness guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kestabilan harga.

Baca Juga:  H. Risdianto Haleng, BAKORSI, dan PKB Kalsel Setelah Kemunduran Zairullah Azhar

Gubernur Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas berbagai langkah dan gerak
cepat yang dilakukan TPID dalam upaya merespon tingginya inflasi harga pangan bergejolak (Volatile Foods).

“Kick Off GNPIP Kalimantan Selatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan langkah-langkah pengendalian sisi suplai secara lebih integratif, masif, dan berdampak luas dalam pengendalian komoditas pangan yang sangat diperlukan masyarakat,” katanya.

 

Setiap SKPD perlu memperhatikan sumber-sumber inflasi di Kalimantan Selatan dan melakukan langkah cepat, guna mengurangi disparitas pasokan dan harga antar wilayah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tabalong menyampaikan akan mendukung upaya pengendalian inflasi salah satunya melalui peningkatan produksi tanaman pangan untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan dalam GNPIP di Kalimantan Selatan antara lain adalah penyelenggaraan pasar murah oleh TPID Provinsi Kalimantan Selatan yang akan diperluas dengan pasar murah oleh TPID Kabupaten/Kota.

Diikuti oleh gerakan penanaman bawang merah dan cabai dengan total bibit yang akan diberikan dalam rangkaian program ini berjumlah 77.000 bibit yang berasal dari bantuan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia.

Selanjutnya, terdapat bantuan subsidi bibit haruan, subsidi BBM nelayan, bantuan pakan ternak ayam petelur, pengembangan sistem informasi pangan, perluasan kerjasama antar daerah, peningkatan produktivitas produsen dan penguatan koordinasi dan komunikasi.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan ketahanan pangan di daerah serta mampu mengendalikan inflasi pangan.

Informasi tentang Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan
Tel.0811-508-605, email: humasbikalsel@bi.go.id

Berita Terkait

Optimalisasi Pelayanan Publik, Pemkab Tanah Bumbu Renovasi Kantor Bupati
DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna, Bupati Jawab Satu per Satu Pandangan Fraksi soal RAPBD Perubahan 2026
Semangat Baru Pemuda Kalsel Menyala di Pantai Takisung: Ajang KKBW ke-37 Resmi Dibuka
Resmi Dilantik, Pengurus NPCI Tanah Laut 2026-2030 Siap Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi
Pemkab Tanah Laut Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak pada Peringatan HAN ke-42
Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:34 WITA

Optimalisasi Pelayanan Publik, Pemkab Tanah Bumbu Renovasi Kantor Bupati

Selasa, 29 September 2026 - 09:46 WITA

DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna, Bupati Jawab Satu per Satu Pandangan Fraksi soal RAPBD Perubahan 2026

Rabu, 23 September 2026 - 10:05 WITA

RDP DPRD Tanah Bumbu Bahas Polemik Desa Dadap Kusan Raya, Warga Minta Kades Diberhentikan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WITA

DPRD Tanah Bumbu Apresiasi Pengungkapan Narkotika Polres, Generasi Muda Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026 - 01:37 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026, Gratis!

Selasa, 15 September 2026 - 10:00 WITA

Rapat Paripurna, DPRD Tanah Bumbu Sepakati Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 09:57 WITA

Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Sepakat Tiga Raperda Dilanjutkan Jadi Perda

Minggu, 13 September 2026 - 13:29 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM dan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x