Sen. Jul 15th, 2024

Perdana Dapat Hibah Kampus Merdeka, Prodi Arsitektur UNUKASE Gelar Workshop Kurikulum MBKM Bercirikan Arsitektur Hijau

By Redaksi Jul4,2024
Narasumber Workshop Kurikulum berbasis OBE MBKM

Banjar – Program Studi Arsitektur Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menggelar Workshop Kurikulum berbasis OBE MBKM secara hyrid. Kegiatan digelar di ruang rapat UNUKASE, Rabu (03/07/2024).

Kegiatan menghadirkan narasumber secara luring yaitu Ir. I Gusti Ngurah Antaryama, Ph.D yang merupakan dosen Prodi Arsitektur ITS. Sementara itu narasumber secara daring yaitu Ar. Anggie Amalia, S.Ars., M.Sc., IAI, LEED AP, GP. Architect and Sustainability Consultant.

Workshop diikuti peserta yang terdiri dari koordinator prodi dan dekan di lingkungan UNUKASE, Ikatan Arsitek Indonesia Kalimantan Selatan, pengguna lulusan, alumni dan mahasiswa.

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. Abrani Sulaiman, M.Sc mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan Outcome-Based Education (OBE) yakni pendekatan pendidikan yang berfokus pada pencapaian hasil belajar yang diinginkan.

Dalam OBE, setiap aspek pembelajaran dirancang untuk mencapai kompetensi tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Pendekatan ini menekankan pada apa yang mahasiswa ketahui dan dapat lakukan setelah menyelesaikan program studi mereka.

Dalam sambutannya, Abrani Sulaiman juga menyampaikan pentingnya OBE Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada kurikulum sekarang.

“Karena OBE adalah suatu pendekatan kurikulum yang berfokus pada hasil. Dengan pendekatan ini, tidak hanya materi yang diberikan di dalam kelas yang menjadi fokus utamanya. Tetapi juga persiapan terhadap lulusan (outcome) agar memiliki keterampilan yang relevan untuk menghadapi dunia kerja” ujarnya.

I Gusti Ngurah Antaryaman yang juga pengurus Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) berpendapat, bahwa dalam menyusun kurikulum harus bisa memikirkan masa kini atau gagasan 5 tahun, solusi masa depan, penyempurnakan konteks arsitektur masa lalu dan masa sekarang, bottom up maupun top down.

“Di sisi lain juga kurikulum bukan hanya sebagai kurikulum yang diajarkan, tapi bagaimana kurikulum ini bisa sebagai pemantik lulusan Prodi Arsitektur sebagai dasar untuk mengembangkan keprofesian sebagai arsitek maupun berkecimpung dalam dunia arsitektur yang lebih advance,” katanya.

Baca Juga  Dispersip Tanah Bumbu Dapatkan Nilai Memuaskan

Dekan Fakultas Teknik dan Perencanaan, Farah Hafizha, mengaku bersyukur karena berhasil lolos hibah PKKM tahun 2024.

“Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) ini merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), dan Prodi Arsitektur menjadi yang perdana mendapat hibah ini di UNUKASE. Ini tahun kedua menggarap proposal, alhamdulillah akhirnya bisa lolos, dengan tema yg diusung yaitu Digital and Green Architecture”, ungkapnya di sesi diskusi.

Integrasi OBE dan MBKM diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam pendidikan tinggi. OBE memastikan bahwa pembelajaran difokuskan pada pencapaian kompetensi yang jelas dan terukur, sementara MBKM memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan tambahan dan pengalaman praktis yang tidak terbatas pada ruang kelas.

Koordinator Program Studi Arsitektur, Alkausar, menyampaikan bahwa melalui workshop ini, para pengajar dan profesional/praktisi dapat berkolaborasi mengintegrasikan elemen-elemen baru dalam kurikulum, seperti teknologi terkini dan kebutuhan di dunia kerja, sehingga mahasiswa dapat dipersiapkan secara optimal menghadapi tantangan di dunia nyata.

Workshop juga memberikan kesempatan untuk refleksi dan evaluasi mendalam terhadap kurikulum yang ada, sehingga dapat terus ditingkatkan agar sesuai dengan perkembangan terbaru dalam industri arsitektur.

“Kami berharap melalui kegiatan workshop ini, dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan inovatif bagi para mahasiswa, demi menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan global. Terima kasih sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan kontribusi dalam kegiatan ini,” ungkap Nahla selaku ketua pelaksana. ( MPD)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *