Kotabaru – Pembangunan jalan menuju pelabuhan penyeberangan Sebelimbingan-Tarjun di Kabupaten Kotabaru masih dalam tahap pembukaan lahan. Hingga Senin (14/9/2026), progres land clearing mencapai sekitar 70 persen.
Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos meninjau langsung pekerjaan tersebut di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara. Pekerjaan yang telah berlangsung sekitar dua bulan itu menjadi bagian dari persiapan akses menuju pelabuhan penyeberangan.
Muhammad Rusli menjelaskan, pembukaan lahan dilakukan dengan lebar sekitar 30 meter dan panjang kurang lebih 2 kilometer.
Pembangunan akses ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memperlancar penyeberangan di Kabupaten Kotabaru.
Setelah pembukaan lahan rampung, pekerjaan akan berlanjut ke tahap pengerasan jalan. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada penyelesaian sejumlah persyaratan administrasi dan persoalan lahan.
Menurut Muhammad Rusli, dokumen yang berkaitan dengan Kementerian Kehutanan masih harus diselesaikan. Selain itu, pembebasan lahan milik masyarakat juga menjadi bagian dari tahapan yang perlu dituntaskan.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap seluruh tahapan tersebut dapat diselesaikan agar pembangunan jalan menuju pelabuhan penyeberangan Sebelimbingan-Tarjun bisa berlanjut.
Muhammad Rusli menegaskan pentingnya percepatan pekerjaan tersebut agar akses penyeberangan yang diharapkan masyarakat dapat segera diwujudkan.
Penyelesaian pembukaan lahan, dokumen, dan pembebasan lahan menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan berlanjut ke pengerasan jalan.















