Ikon Baru Tanah Laut! Tugu 0 Kilometer Pelaihari Diresmikan, Satu-Satunya di Kalsel yang Bisa Berputar

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tugu 0 KM Pelaihari yang baru saja di resmikan oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto (Foto : Istimewa)

Tugu 0 KM Pelaihari yang baru saja di resmikan oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto (Foto : Istimewa)

PELAIHARI — Lanskap pusat Kabupaten Tanah Laut kini memiliki daya tarik visual yang kian memikat. Kawasan persimpangan bersejarah di Pasar Lawas resmi bertransformasi setelah Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, meresmikan Tugu 0 Kilometer Pelaihari pada Jumat (2/10/2026).

Bangunan setinggi 7 meter ini hadir sebagai ikon identitas baru yang mempercantik tata ruang kota sekaligus menjadi titik acuan geografis strategis menuju berbagai destinasi wisata pantai di daerah setempat. ​Kehadiran landmark baru ini menggantikan tugu penanda waktu berukuran mini yang dahulu hanya berdiri setinggi sekitar 2 meter.

Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, yang merupakan tokoh masyarakat setempat sekaligus saksi sejarah perkembangan kawasan tersebut, mengungkapkan nostalgia mendalam mengenai perubahan wilayah itu dari masa ke masa.

​”Malam ini merupakan peresmian Tugu 0 KM yang dulu tingginya hanya 2 meteran, alhamdulillah sekarang terlihat megah sekali dan mengikuti perkembangan zaman,” kata Zazuli.

​Sebagai figur yang menghabiskan masa kecilnya persis di hadapan kawasan persimpangan tersebut, Zazuli menitipkan pesan agar masyarakat turut merawat fasilitas publik ini.

​”Harapan kita bersama, semoga tugu baru ini bisa jadi kebanggaan masyarakat Tanah Laut, selalu dijaga kebersihannya, dan ke depannya Tanah Laut bisa semakin maju, tertata, dan lebih baik lagi,” ujarnya.

​Proyek revitalisasi ini digarap langsung oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut. Kepala DPRKPLH, Gusti Dwi Erzandi Kasuma, memaparkan bahwa perancangan tugu memadukan unsur estetika modern dengan napas historis lokasi sekitar yang erat kaitannya dengan masa kecil Wakil Bupati.

​”Baik, jadi konsepnya, memang ini tempat yang paling bersejarah menurut cerita dari beliau, karena tokoh masyarakat kebetulan Pak Hj. Zazuli ini mulai kecil-kecilnya beliau di sini. Dan di depan kita persis ini dulu rumah tinggal beliau. Artinya mengenang kembali dengan yang dulu sekarang kita sulap menjadi menyesuaikan kondisi zaman sekarang,” jelas Gusti Dwi Erzandi Kasuma.

​Ia juga menambahkan bahwa desain akhir tugu merupakan hasil sinkronisasi gagasan bersama jajaran pimpinan daerah untuk melahirkan magnet pariwisata baru di jantung kota.

​”Makanya ini mungkin konsep ini juga kita kemarin konsultasikannya dengan Pak Bupati, dengan Pak Wabup, dengan Pak Sekda juga, sehingga jadilah kondisi yang sekarang. Ini ada lambang-lambang ikonik Tanah Laut, lambang Kijang Mas juga, ada kijangnya juga. Artinya kebersamaan kita berlari seperti kijang akan nantinya Tanah Laut lebih maju lagi,” tambahnya.

​Tugu ini sarat akan muatan filosofis lokal, mulai dari siluet Anggrek Bulan Pelaihari (Phalaenopsis amabilis var. pelaihari) hingga ornamen Kijang Mas yang menyimbolkan semangat pembangunan daerah.

Baca Juga:  Bupati Tanah Laut Dorong Integritas Program dan Akselerasi Serapan Anggaran melalui Coffee Morning Pemda

Daya tarik utamanya semakin terpancar saat malam hari berkat tata pencahayaan modern serta fitur mekanis canggih yang membuat bangunan ini dapat berputar.

​”Dan yang paling ikonik lagi, tugu yang sekarang mungkin satu-satunya di Kalimantan Selatan yang bisa berputar. Nanti akan berputar ini mungkin dari jam 7:00 sampai jam 11:00 malam, seperti itu,” tutur Erzandi.

​Melalui kehadiran landmark ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut optimis kawasan Pasar Lawas tidak hanya sekadar menjadi simpul lalu lintas, tetapi juga menjelma sebagai ruang publik yang membanggakan serta menumbuhkan rasa memiliki bersama di kalangan warga.

Berita Terkait

Semangat Baru Pemuda Kalsel Menyala di Pantai Takisung: Ajang KKBW ke-37 Resmi Dibuka
Resmi Dilantik, Pengurus NPCI Tanah Laut 2026-2030 Siap Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi
Pemkab Tanah Laut Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak pada Peringatan HAN ke-42
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka
Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio
Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Hari Kesaktian Pancasila, Tanah Bumbu Gelar Tabligh Akbar dan Layanan Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:44 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Buka Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor

Selasa, 29 September 2026 - 21:34 WITA

Optimalisasi Pelayanan Publik, Pemkab Tanah Bumbu Renovasi Kantor Bupati

Selasa, 29 September 2026 - 09:46 WITA

DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna, Bupati Jawab Satu per Satu Pandangan Fraksi soal RAPBD Perubahan 2026

Senin, 28 September 2026 - 16:22 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

Rabu, 23 September 2026 - 10:05 WITA

RDP DPRD Tanah Bumbu Bahas Polemik Desa Dadap Kusan Raya, Warga Minta Kades Diberhentikan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WITA

DPRD Tanah Bumbu Apresiasi Pengungkapan Narkotika Polres, Generasi Muda Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026 - 01:37 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026, Gratis!

Berita Terbaru

Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Banjar

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:27 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x