Tanah Laut Jadi Episentrum Gerakan Tanam Serempak 10.000 Hektar, Dorong Kedaulatan Pangan Nasional

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kemeriahan Gerakan Tanam Serempak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (09/04/2026).

Suasana kemeriahan Gerakan Tanam Serempak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (09/04/2026).

Tanah Laut – Komitmen memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektar yang berlangsung serentak di 17 provinsi di Indonesia, Kamis (09/04/2026).

Kabupaten Tanah Laut (Tala) ditunjuk sebagai titik pusat kegiatan tersebut, menandai peran strategis daerah ini dalam sektor pertanian nasional.

Kegiatan dipusatkan di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Panyipatan, yang menjadi simbol dimulainya percepatan musim tanam di berbagai wilayah.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Menteri Pertanian RI, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsatty, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, menyatakan bahwa penunjukan Tala sebagai pusat gerakan merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap potensi agraris daerah.

Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

“Gerakan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengoptimalkan lahan produktif dan meningkatkan produksi pangan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata yang berdampak langsung bagi petani dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zazuli, program cetak sawah rakyat menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas areal tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga:  Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga tenaga penyuluh di lapangan, agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program tersebut, dengan target menjadikan Tala sebagai salah satu lumbung pangan unggulan di Kalimantan Selatan.

Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga semangat gotong royong dalam setiap tahapan pelaksanaan, mulai dari penanaman hingga masa panen. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan hasil yang diperoleh dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani.

Melalui gerakan tanam serempak ini, pemerintah menargetkan percepatan musim tanam dan peningkatan produksi pangan secara signifikan. Langkah ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, khususnya di tengah tantangan global yang memengaruhi sektor pertanian.

Dengan dimulainya gerakan ini dari Tanah Laut, optimisme terhadap terwujudnya kemandirian pangan nasional semakin menguat, sekaligus mempertegas peran daerah sebagai garda terdepan dalam pembangunan sektor pertanian.

Berita Terkait

Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio
Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan
Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar
Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri
Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut
Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari
HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:09 WITA

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Rabu, 9 September 2026 - 17:33 WITA

Warga RT 64 Teluk Dalam Terima Bantuan Air Bersih dan Tandon dari PT Air Minum Bandarmasih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:11 WITA

FKP Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pemuda dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:27 WITA

Prof KH Asep Saifuddin Halim Lantik Pengurus JKSN Kalimantan Selatan, Syahruddin Resmi Menjabat Ketua

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WITA

Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WITA

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:32 WITA

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara

Senin, 15 Juni 2026 - 22:56 WITA

Dosen Keperawatan ULM Latih Orang Tua Pasien Leukemia Anak Terapkan Bubble Therapy di RSUD Ulin, Apa Itu?

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x