Muskab VII KADIN Kabupaten Malang Tetapkan Prof. Bambang Suryanto Secara Aklamasi, Siap Bawa Transformasi Dunia Usaha 2026–2031

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 06:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum KADIN Jawa Timur H. Adik Dwi Putranto (kiri) menyerahkan pataka kepada Ketua KADIN Kabupaten Malang terpilih Prof. Bambang Suryanto (kanan), didampingi pimpinan sidang. (Foto: Agung)

Ketua Umum KADIN Jawa Timur H. Adik Dwi Putranto (kiri) menyerahkan pataka kepada Ketua KADIN Kabupaten Malang terpilih Prof. Bambang Suryanto (kanan), didampingi pimpinan sidang. (Foto: Agung)

Malang – Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang resmi digelar, Sabtu (14/2/2026), di Universitas Kepanjen, Kabupaten Malang. Forum lima tahunan dunia usaha tersebut berlangsung tertib dan penuh dinamika, menandai babak baru kepemimpinan organisasi dengan ditetapkannya Prof. DR. Bambang Suryanto, MBA., PhD sebagai Ketua KADIN Kabupaten Malang periode 2026–2031 secara aklamasi.

Muskab kali ini tidak sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi panggung konsolidasi kekuatan ekonomi daerah. Hadir langsung Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, H. Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP., beserta jajaran pengurus. Turut mendampingi, Ketua KADIN Kabupaten Malang periode 2019–2024, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, serta para anggota dan perwakilan pelaku usaha lintas sektor.

Dalam sambutannya, Adik Dwi Putranto menegaskan bahwa KADIN harus mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat sektor perdagangan dan industri. Menurutnya, tantangan ekonomi ke depan menuntut organisasi dunia usaha lebih adaptif terhadap transformasi digital, perubahan rantai pasok global, hingga dinamika investasi.

“KADIN tidak hanya menjadi rumah besar pengusaha, tetapi juga lokomotif penggerak ekonomi daerah. Kolaborasi lintas sektor dan inovasi harus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi berkelanjutan benar-benar terwujud,” tegasnya.

Sementara itu, Priyo Sudibyo dalam laporan pertanggungjawabannya memaparkan sejumlah capaian selama masa bakti 2019–2024. Mulai dari penguatan jejaring antar pelaku usaha, fasilitasi kemitraan UMKM, hingga sinergi aktif dengan pemerintah daerah dan organisasi eksternal. Ia menyebut fondasi organisasi yang telah dibangun diharapkan menjadi pijakan kuat bagi kepengurusan selanjutnya.

Kehadiran organisasi eksternal seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mempertegas semangat kolaboratif dalam membangun ekosistem usaha yang inklusif di Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Randugading Gelar Sosialisasi Pupuk, Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah

Momentum krusial Muskab VII terjadi saat Prof. Bambang Suryanto yang juga menjabat Ketua Yayasan Universitas Kepanjen mendaftarkan diri sebagai calon tunggal Ketua KADIN Kabupaten Malang. Melalui rapat pleno yang disaksikan langsung jajaran KADIN Jawa Timur, ia ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua periode 2026–2031.

Penetapan tersebut disambut tepuk tangan meriah peserta Muskab, mencerminkan harapan baru terhadap kepemimpinan yang dinilai mampu membawa organisasi lebih progresif dan responsif terhadap tantangan zaman.

Dalam pidato perdananya, Prof. Bambang mengusung visi besar menjadikan KADIN sebagai wadah pertumbuhan ekonomi yang transformatif dan akseleratif dalam menciptakan ekosistem usaha berkelanjutan.

Ia merinci sejumlah misi strategis, di antaranya meningkatkan nilai tambah organisasi bagi anggota dan masyarakat, menjadikan KADIN sebagai platform penguatan UMKM menuju Indonesia Emas 2045, mendorong transformasi ekonomi yang berdaya saing dan berkeadilan, serta memberi dukungan konkret bagi generasi muda dan wirausahawan berbasis teknologi.

“Fokus kami adalah penguatan UMKM, digitalisasi usaha, dan kolaborasi strategis. Kabupaten Malang memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan pendekatan modern dan terintegrasi,” ujarnya optimistis.

Muskab VII pun ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, dalam suasana penuh kebersamaan. Dari forum ini, dunia usaha Kabupaten Malang menatap lima tahun ke depan dengan energi baru, membangun ekonomi daerah yang tangguh, inklusif, dan siap bersaing di level nasional maupun global.

Sesi photo bersama seluruh jajaran KADIN Jawa Timur dan KADIN Kab. Malang.
Sesi photo bersama seluruh jajaran KADIN Jawa Timur dan KADIN Kab. Malang.

Berita Terkait

ICCF 2025 Siap Ramaikan Malang Raya November Ini
Koperasi Merah Putih Randugading Gelar Sosialisasi Pupuk, Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah
Konyol! Maling di Malang Tinggalkan Motor, Lalu Balik Ambil Lagi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Minggu, 20 September 2026 - 23:49 WITA

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WITA

LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Senin, 7 September 2026 - 15:50 WITA

UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WITA

Yudisium STIKes Intan Martapura, 79 Mahasiswa Resmi Menuntaskan Pendidikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52 WITA

UAD Yogyakarta Kunjungi UNUKASE Bahas Pengembangan Kefarmasian

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x