Tanah Laut – Dua kepala desa pengganti antar waktu (PAW) resmi mengemban amanah baru setelah dilantik oleh Bupati Tanah Laut (Tala) H. Rahmat Trianto di Kantor Baperida Tanah Laut, Jumat (7/11/2025). Mereka adalah Dumbeh sebagai Kepala Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, dan Muhammad Helmi sebagai Kepala Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan kehadiran Kadis PMD Tanah Laut Mohammad Syahid, para camat, serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam arahannya, Bupati Rahmat menegaskan bahwa kunci pemerintahan desa yang baik adalah komunikasi yang terbuka. Ia mengingatkan, putusnya alur informasi dapat memicu fitnah dan memecah belah masyarakat.
“Mari kita berkoordinasi, berkolaborasi dengan baik. Kalau informasi terputus, timbul fitnah. Dan kalau sudah fitnah, persoalan jadi berat sebelah,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Bupati juga menekankan bahwa seorang kepala desa harus memiliki mental kuat dan daya juang tinggi.
“Jadi kepala desa itu harus petarung, punya mental baja. Jangan mudah menyerah dalam membangun desanya,” ujarnya.
Bupati Rahmat turut memberikan pesan khusus kepada para istri kepala desa yang otomatis menjadi Ketua PKK dan pembina Posyandu. Ia berharap mereka aktif mendukung program pemerintah, terlebih Posyandu di Tanah Laut kini masuk nominasi tingkat nasional.
“Kita butuh dukungan ibu-ibu PKK dan Posyandu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kadis PMD Tanah Laut Mohammad Syahid menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas wafatnya kepala desa sebelumnya.
“Kedua desa ini kehilangan kepala desa karena meninggal dunia. Karena masa jabatan masih panjang hingga 2029, maka jabatan harus diisi kembali secara resmi,” terangnya.
Syahid juga menekankan agar Dumbeh dan Helmi segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta menyelaraskan langkah mereka dengan visi-misi Bupati Tanah Laut.
Dengan hadirnya dua pemimpin baru ini, diharapkan pemerintahan Desa Kuringkit dan Sumber Jaya kembali bergerak optimal serta mendorong desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera dengan kepemimpinan yang solid dan komunikatif.

















