Banjarmasin— FESH (Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) terus memperlihatkan komitmen nyatanya dalam menjalankan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, FESH UNUKASE menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gambut untuk melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bertema “Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Keluarga”, yang digelar pada Selasa, 21 Oktober 2025, di Aula UNUKASE.
Sebanyak 20 pasangan calon pengantin dari wilayah Kecamatan Gambut mengikuti kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh bekal bukan hanya terkait aspek spiritual dan emosional, tetapi juga pengetahuan praktis mengenai ketahanan dan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang bijak.
Kegiatan dibuka oleh Zulkipli, HS, S.Ag., M.M., Kepala KUA Kecamatan Gambut, yang membawakan materi bertajuk “Keluarga Sakinah”. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya membangun keluarga kokoh berlandaskan nilai agama dan lima pilar keluarga sakinah. Ia juga mengemas penyampaiannya secara menarik melalui “Tepuk Sakinah”, metode edukatif yang kini populer di masyarakat.
Selanjutnya, Luthfia Ayu Karina, S.Pd., M.E.K., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora, menyampaikan materi “Pengelolaan Kebutuhan Keluarga Berdasarkan Maqashid Syariah”. Ia menjelaskan bagaimana prinsip maqashid syariah dapat menjadi pedoman bagi keluarga dalam mengatur kebutuhan secara proporsional dan berkeadilan, terutama dalam menghadapi dinamika kebutuhan antar generasi.
Dari aspek perencanaan keuangan, Setiafitrie Yuniarti, S.E., M.Ak., Koordinator Program Studi Akuntansi, memberikan materi “Perencanaan Keuangan Keluarga”. Ia menegaskan pentingnya membuat anggaran rumah tangga, menyiapkan dana darurat, dan mengelola pengeluaran secara cermat sejak awal membangun keluarga.
Sementara itu, Dr. Safitri Nikan Nawang Sari, S.H., M.H., CPM memperkuat tema ketahanan keluarga melalui materi “Ketahanan Keluarga dalam Menghadapi Tantangan Kekinian”. Adapun perwakilan Koordinator PLKB Kecamatan Gambut, Nurul Aulia, S.Sos., menutup rangkaian materi dengan pembahasan “Membangun Generasi Berkualitas”.
Kegiatan ini berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan kuis edukatif, sehingga peserta dapat memahami materi dengan cara yang lebih aplikatif dan menyenangkan.
Dekan FESH UNUKASE, Luthfia Ayu Karina, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara universitas dan masyarakat dalam membangun peradaban keluarga yang tangguh.
“Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang kami kembangkan di kampus tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir langsung untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kepala KUA Kecamatan Gambut, Zulkipli, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama ini dan berharap kolaborasi serupa terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama ini membawa manfaat bagi kedua belah pihak dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya bagi para calon pengantin,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, dosen dari Program Studi Akuntansi serta tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora turut hadir memberikan dukungan langsung di lapangan. Kehadiran mereka mencerminkan kolaborasi nyata sivitas akademika dalam mendukung keberhasilan program pengabdian masyarakat.
Melalui kegiatan ini, FESH UNUKASE kembali membuktikan komitmennya untuk menghadirkan ilmu yang relevan, aplikatif, dan memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat sekitar.















