Banjarbaru – Kota Banjarbaru kembali menjadi saksi dari semangat dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kampanye terbatas oleh Lisa Heriani, calon legislatif (caleg) DPRD Kota Banjarbaru dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam acara yang digelar di kediaman Ibu Yani, RT 34 Guntung Harapan pada Sabtu, 13 Januari, Lisa Heriani berbagi visi dan misinya kepada warga setempat.
Lisa Heriani, yang menempati nomor urut 2 dari PKB, menarik perhatian ibu-ibu sekitar dengan memberikan penjelasan yang jelas mengenai program-program yang akan ia jalankan jika terpilih nanti.
Kehadiran anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Risdianto Haleng, juga semakin memeriahkan kampanye terbatas tersebut. H. Risdianto Haleng, yang juga mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dapil Kalsel 2 dengan nomor urut 5, memberikan dukungan penuh kepada Lisa Heriani.
Dalam diskusi yang digelar, H. Risdianto Haleng menekankan pentingnya memilih wakil rakyat yang mau turun langsung dan bertatap muka dengan warga. Beliau mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan baliho-baliho besar, namun lebih penting untuk mendengarkan aspirasi secara langsung.
“Memilih yang turun langsung ke masyarakat akan lebih baik daripada hanya mengandalkan baliho. Kita perlu mendengar langsung apa yang diinginkan oleh masyarakat,” ujar H. Risdianto Haleng.

Menanggapi pertanyaan mengenai baliho yang tidak terlihat, H. Risdianto Haleng menegaskan bahwa turun langsung ke masyarakat adalah strategi yang lebih efektif.
“Turun langsung ke masyarakat lebih baik daripada memasang baliho, karena kita bisa langsung mendengar aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, kampanye terbatas ini juga menjadi ajang sosialisasi cara mencoblos kepada masyarakat. H. Risdianto Haleng memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menjaga suara rakyat dari praktik politik uang.
“Memilih adalah hak kita, tapi kita harus waspada terhadap politik uang. Pilihlah dengan hati nurani agar suara kita benar-benar tersalurkan.” ucapnya.
Momen unik juga terjadi saat H. Risdianto Haleng menanyakan siapa pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang diusung oleh PKB. Dengan cepat, para ibu-ibu yang hadir menjawab dengan penuh semangat, “Anies Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar”.
Pasangan ini biasa disebut AMIN. Hal ini menunjukkan bahwa ibu-ibu di Kalsel, khususnya di Banjarbaru, mengidolakan AMIN.
Dengan semangat dan dukungan yang begitu kuat dari masyarakat, Lisa Heriani dan H. Risdianto Haleng terus memperkuat basis dukungan mereka dalam upaya menciptakan perubahan positif untuk Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan secara keseluruhan. Kampanye terbatas ini membawa harapan baru bagi masyarakat untuk memiliki wakil rakyat yang peduli dan siap berjuang untuk kesejahteraan bersama.















